SuaraBandungBarat.id - Setelah beredarnya pemberitaan tentang pengacara Brigadir Novryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dikabarkan menghilang bagaikan ditelan bumi ternyata tak lama muncul kembali.
Kemunculan Kamaruddin Simanjuntak kembali dengan membawa pemberitaan yang kurang baik terkait kondisi keluarga Brigadir J.
Bukan tanpa alasan Kamaruddin Simanjuntak pengacara Brigadir J ini mengungkapkan kondisi keluarga mendiang.
Pasalnya Komnas HAM dan Kak Seto terlalu berfokus tangani Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua.
Kamaruddin Simanjuntak ungkap kekecewaan keluarga Brigadir J karena kasus yang melibatkan Ferdy Sambo cs ini masih belum menemui titik terang.
Selain itu, pengacara keluarga Brigadir J ini mengungkapkan bahwa mereka mengaku sudah merasa capek dan letih karena kasus Ferdy Sambo yang tak kunjung selesai.
Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa keluarga Brigadir J menilai tak ada perkembangan yang signifikan dari penanganan kasus yang menjerat atasan Yosua, yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan ajudannya.
Terlebih lagi, Komnas HAM yang beberapa waktu lalu malah berfokus ke Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan oleh Yosua, namun masih belum ada bukti kuat terkait hal itu hingga saat ini.
Komnas HAM sempat mengusulkan agar polisi mengusut ulang kasus pelecehan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi yang diduga ada ancaman dari Yosua.
Baca Juga: Tes Psikologi: Apa yang Anda lewatkan dalam Hidup Saat Ini? Cari Tahu Segera!
Hampir senada dengan Komnas HAM, Kak Seto selaku Ketua KPAI sempat diisukan juga membela istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Akan tetapi, Kak Seto memaparkan bahwa dirinya bertindak seperti itu bukan semata-mata membela PC, namun ketua KPAI ini menitik beratkan kepada anak-anaknya serta hal itu disarankan agar diterapkan untuk semua Ibu yang terpidana kasus hukum.
Meskipun demikian, tetap banyak masyarakat yang berspekulasi bahwa Komnas HAM dan Kak Seto ini berpihak pada Putri Candrawathi.
Hal itu seolah-olah menutupi juga perhatiannya terhadap keluarga Brigadir J yang sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih dan pembelaan juga.
Beranjak dari hal itulah, Kamaruddin Simanjuntak akhirnya menyampaikan bahwa keluarga Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat memutuskan tak ingin meneruskan kasus yang menyebabkan anaknya menjadi korban.
Kamaruddin melalui kanal YouTube Uya Kuya menyebut bahwa keluarga Yosua hanya akan fokus pada pihak-pihak yang sudah dilaporkan saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?