/
Sabtu, 17 September 2022 | 22:23 WIB
Pengacara pihak Brigadir J, Kamaruddin kini muncul dengan membawa kabar yang kurang baik. ((Suara.com/Rakha))

SuaraBandungBarat.id - Setelah beredarnya pemberitaan tentang pengacara Brigadir Novryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dikabarkan menghilang bagaikan ditelan bumi ternyata tak lama muncul kembali.

Kemunculan Kamaruddin Simanjuntak kembali dengan membawa pemberitaan yang kurang baik terkait kondisi keluarga Brigadir J.

Bukan tanpa alasan Kamaruddin Simanjuntak pengacara Brigadir J ini mengungkapkan kondisi keluarga mendiang. 

Pasalnya Komnas HAM dan Kak Seto terlalu berfokus tangani Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua.

Kamaruddin Simanjuntak ungkap kekecewaan keluarga Brigadir J karena kasus yang melibatkan Ferdy Sambo cs ini masih belum menemui titik terang.

Selain itu, pengacara keluarga Brigadir J ini mengungkapkan bahwa mereka mengaku sudah merasa capek dan letih karena kasus Ferdy Sambo yang tak kunjung selesai.

Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa keluarga Brigadir J menilai tak ada perkembangan yang signifikan dari penanganan kasus yang menjerat atasan Yosua, yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan ajudannya.

Terlebih lagi, Komnas HAM yang beberapa waktu lalu malah berfokus ke Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan oleh Yosua, namun masih belum ada bukti kuat terkait hal itu hingga saat ini.

Komnas HAM sempat mengusulkan agar polisi mengusut ulang kasus pelecehan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi yang diduga ada ancaman dari Yosua.

Baca Juga: Tes Psikologi: Apa yang Anda lewatkan dalam Hidup Saat Ini? Cari Tahu Segera!

Hampir senada dengan Komnas HAM, Kak Seto selaku Ketua KPAI sempat diisukan juga membela istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Akan tetapi, Kak Seto memaparkan bahwa dirinya bertindak seperti itu bukan semata-mata membela PC, namun ketua KPAI ini menitik beratkan kepada anak-anaknya serta hal itu disarankan agar diterapkan untuk semua Ibu yang terpidana kasus hukum.

Meskipun demikian, tetap banyak masyarakat yang berspekulasi bahwa Komnas HAM dan Kak Seto ini berpihak pada Putri Candrawathi.

Hal itu seolah-olah menutupi juga perhatiannya terhadap keluarga Brigadir J yang sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih dan pembelaan juga.

Beranjak dari hal itulah, Kamaruddin Simanjuntak akhirnya menyampaikan bahwa keluarga Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat memutuskan tak ingin meneruskan kasus yang menyebabkan anaknya menjadi korban.

Kamaruddin melalui kanal YouTube Uya Kuya menyebut bahwa keluarga Yosua hanya akan fokus pada pihak-pihak yang sudah dilaporkan saja.

Load More