SuaraBandungBarat.Id - Aplikasi layanan pesan WhatsApp dilaporkan mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mengedit pesan teks yang mereka kirim.
Sebagaimana dilansir Gadgets360, Rabu (21/9/2022), jejak fitur ini dilaporkan terlihat di versi beta terbaru WhatsApp untuk Android. Nantinya setelah dirilis, pengguna WhatsApp juga harus memperbarui ke versi yang terbaru untuk mengedit pesan atau membaca pesan yang diterima.
Platform milik Meta disebut telah mengerjakan fitur ini selama beberapa bulan. Opsi edit pesan sebelumnya terlihat di WhatsApp versi beta Android lainnya pada bulan Mei.
Sesuai laporan pelacak fitur WhatsApp WABetaInfo,WUntuk saat ini, belum jelas apakah akan ada batas waktu khusus untuk mengedit pesan teks yang dikirim. Rilis publik yang diharapkan dari fitur ini juga saat ini belum diketahui.
Fitur yang sama terlihat pada versi beta sebelumnya dari WhatsApp untuk Android. Ini menyarankan bahwa untuk mengedit pesan teks yang dikirim, pengguna harus menekan lama teks dan memilih opsi Edit baru di menu pop-up yang saat ini menyertakan opsi Info dan Salin.
Laporan tersebut juga menyertakan tangkapan layar yang menunjukkan bahwa pengguna harus memperbarui WhatsApp mereka ke versi terbaru untuk membaca pesan teks yang diedit yang diterima atau dikirim melalui perangkat yang ditautkan.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Mengaku Fetish Sama KTP, Potongan Chat WhatsApp ini Bikin Warganet Suudzon: Pasti Pinjol
-
Pacaran Singkat Anak SD Lewat WA, Ditembak Siswi Tapi Takut Ketahuan sama Bapak
-
TikTok Now Resmi Majakan Pengguna di Indonesia
-
Fitur Baru Twitter Bikin Umpan Lebih Mudah Diakses
-
Mengenal TikTok Now: Kreator Wajib Unggah Satu Konten Dalam Sehari, Lebih Privasi
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan
-
Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital