SuaraBandungBarat.id - Peta politik nasional mengalami dinamika yang luar biasa. Apalagi ketika Ketua DPP PDIP Puan Maharani melakukan safari politik dan dengan sengaja bertemu dengan ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Safari politik Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Puan Maharani sampai juga ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Puan dan Cak Imin bertemu di warung pecel, Puan melancarkan gerilya politiknya dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
'Kemesraan' pertemuan keduanya mengundang berbagai pertanyaan publik, terutama PKB sebelumnya sudah lebih dulu mengaku bergandengan dengan Partai Gerindra.
Lalu mungkinkah Cak Imin berubah haluan dari Prabowo ke Puan Maharani?
Menanggapi pertemuan Puan dan Cak Imin, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebutkan koalisi antara PDIP dan PKB masih mungkin terjadi.
"Kalau dengan Pak Prabowo kan sudah hitam di atas putih, meskipun dalam konteks politik Indonesia yang sangat fluid sangat mungkin kontrak di atas kertas tadi bisa berubah," ujar Burhanuddin dalam Sapa Indonesia Malam Kompas TV.
"Sebelum pendaftaran resmi ke KPU apa pun bisa terjadi, termasuk misalnya PDI Perjuangan bergabung dengan Gerindra dan PKB, dan soal capres-cawapres bisa didiskusikan ulang."
Menurut Burhanuddin, kontrak politik sangat sering berubah di tengah jalan, apalagi pilpres baru akan digelar dua tahun ke depan.
Baca Juga: Apa Itu Pedofil? Kenali Penyebab dan 7 Ciri-cirinya
Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan bahwa pertemuan dini antara Prabwo dan Cak imin baru sebatas kontrak partai, belum membicarakan capres dan cawapres.
"Pak Prabwo sudah menegaskan sebagai capres, tapi siapa cawapres yang diinginkan belum tentu juga Cak Imin," imbuhnya lagi.
PKB: Fatsun Politik Tetap ke Gerindra
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB, Syaiful Huda menyebutkan bahwa PKB masih setia kepada Prabowo Subianto.
"Teman-teman PDIP menghormati betul kerjasama PKB dan Gerindra karena itu diskusinya pada level bahwa PKB sudah membangun kerjasama politik dengan Gerindra," ungkap Syaiful Huda.
"Kemarin disampaikan sekali lagi fatsun politik kita tetap dengan Gerindra," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader
-
OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif
-
4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol
-
Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif
-
3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius