Tim asal Pulau Dewata ini memiliki market value Rp 76,1 miliar dan menjadikannya masuk dalam jajaran klub terkaya di Tanah Air.
Bali United bisa merekrut empat pemain asing yang menjadi kunci permainan tim.
Keempatnya tetap dipertahankan klub hingga saat ini yakni Brwa Nouri, Willian Pacheco, Eber Bessa, dan Privat Mbarga.
Skuad asuhan Widodo Cahyono ini masuk dalam jajaran klub sepak bola terkaya di Indonesia dengan nilai pasar mencapai Rp 70,3 miliar per Agustus 2022.
Dengan kekayaan tersebut, Bhayangkara FC mampu menggaet pemain-pemain mahal seperti gelandang tengah Jepang, Katsuyoshi Kimishima dan bek tengah Brasil, Anderson Salles.
Ada juga striker asal Spanyol, Youssef Ezzejjari dan pemain sayap dari Maroko, Youness Mokhtar.
5. Borneo FC
Klub asal Kalimantan Timur Borneo FC menduduki jajaran klub sepak bola terkaya di Indonesia selanjutnya.
Hampir sama dengan Bhayangkara FC, market value yang digenggam Borneo FC berada di kisaran Rp 70,2 miliar.
Nama-nama besar dalam kancah sepak bola Indonesia dan dunia berhasil diboyong ke Kota Samarinda berkat kekayaan mereka seperti Stefano Lilipaly, Diego Michiels, dan Matheus Pato.
Itulah jajaran klub bola terkaya di Indonesia dengan nilai pasar fantastis.
Klub mereka pun berhasil merekrut pemain-pemain kelas dunia dengan aset yang dimiliki.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026