SuaraBandungBarat.id - Apa yang diduga dilakukan Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa benar-benar membuat malu Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sampai harus membatalkan TR gara-gara Irjen Teddy Minahasa diduga meminta 'jatah preman alias japrem' barang bukti sabu ke kapolres.
Sejak kemunculan Irjen Teddy Minahasa menggantikan Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Jatim, namanya selalu jadi sorotan.
Irjen Teddy Minahasa memiliki kekayaan luar biasa yang dinilai 'tidak normal' untuk seorang anggota Polri dengan bintang dua di pundaknya.
Awalnya Irjen Teddy Minahasa akan diberikan tugas baru sebagai Kapolda Jatim menggantikan Irjen Nico Afinta.
Dari sana publik berharap Irjen Teddy Minahasa bisa menuntaskan tragedi mematikan di Kanjuruhan.
Namun, harapan pada Irjen Teddy Minahasa ternyata tak akan terjadi, lantaran sang jenderal malah diamankan gara-gara diduga terlibat penjualan narkoba.
Praktis dengan keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit meralat keputusannya, Irjen Teddy Minahasa yang baru beberapa hari saja menjabat Kapolda Jatim.
Kabarnya Jenderal Sigit langsung mencopot jabatan Irjen Teddy Minahasa, bahkan disiapkan untuk pemecatan secara tidak hormat.
Baca Juga: Buka Suara, Ternyata Ini Agama Farel Prayoga
Sebelumnya tersiar kabar jika Irjen Teddy Minahasa diduga terlibat perputaran jual beli narkoba yang merupakan barang bukti sitaan.
Irjen Teddy Minahasa dalam menjalankan dugaan bisnis haramnya tersebut, melibatkan seorang Mami.
Atas dugaan jual beli narkoba yang dilakukan Irjen Teddy Minahasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sampai malu atas keputusannya mengangkat Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jatim.
Sejatinya Irjen Teddy Minahasa mendapat tugas baru dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menggantikan Kapolda Jatim sebelumnya Irjen Nico Afinta yang namanya terseret kasus Ferdy Sambo dan tragedi mematikan Kanjuruhan dengan korban tewas yag mencapai ratusan orang.
Atas diamankannya Irjen Teddy Minahasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji bakal mendalami dugaan keterlibatan anak buahnya itu soal jual beli narkoba.
Dikabarkan jika Irjen Teddy Minahasa diduga terlibat jual beli barang bukti berupa narkoba saat menjabat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.
"Iya (kasus Irjen Teddy Minahasa ) saya kira itu adalah bagian dari hal-hal yang akan kita turunkan kepada tim untuk cek proses penanganan pengungkapan pada saat di Bukittinggi kemarin," kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10/2022) seperti dikutip dari suara.com.
Dugaan keterlibatan Irjen Teddy Minahasa ini berawal saat dirinya masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Irjen Teddy Minahasa diduga meminta barang bukti sabu 10 kilogram kepada kepada Kapolres.
Setelah diduga menguasai sabu 10 kg, Irjen Teddy Minahasa lalu menjualnya seberat 5 kilogram kepada seorang Mami.
"Tentu ini (kasus Irjen Teddy Minahasa diduga jual barang bukti sabu) menjadi SOP yang harus kami perbaiki ke depan," kata jenderal bintang empat ini.
"Dan saya kira dugaan keterlibatan yang bersangkutan (Irjen Teddy Minahasa) menjual, kita sedang didalami," ujar Kapolri.
Positif Narkoba
POLRI membenarkan jika Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa positif mengkonsumsi narkoba.
Hal itu diketahui berdasar hasil tes urine, darah, dan rambut pada diri Irjen Teddy Minahasa.
"Ya (positif narkoba) dari urine, darah, rambut pakai laboratorium," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat.
Tentang penangkapan Irjen Teddy Minahasa pertama kali diungkap oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Dia menyebut yang bersangkutan ditangkap terkait kasus narkoba.
"Diduga benar. Kalau enggak salah narkoba," kata Sahroni saat dikonfirmasi, Jumat.
Dipecat"
IRJEN TEDDY MINAHASA kini terancam dipecat dari institusi Polri buntut dugaan keterlibatannya dengan kasus narkoba yang menjeratnya.
Kabar terbaru adalah Kapolri membatalkan telegram rahasia (TR) penunjukan Irjen Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jawa Timur, menggantikan Irjen Pol Nico Afinta.
"Surat TR-nya saya batalkan," kata Kapolri.
Bukan itu saja, Kapolri bahkan akan segera memecat jenderal bintang dua ini secara tidak hormat dari kepolisian.
"Saya minta Kadiv Propam segera lakukan sidang etik Irjen TM (Teddy Minahasa) dengan ancaman di PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," ujarnya. (*)
Berita Terkait
-
Begini Kronologi Irjen Teddy Minahasa Ditangkap Karena Narkoba, Hingga Terancam PTDH
-
Lantaran Karier Hancur, Pengacara Rizky Billar Ngadu ke Presiden Jokowi dan Kapolri, Bantah Soal Dugaan KDRT
-
Tragedi Kanjuruhan, Penasihat Ahli Kapolri Duga Ada Aktor Intelektual yang Mendesain
-
Heru Budi Hartono Sanggah Presiden Joko Widodo Ada Persoalan dengan Kapolri
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Tablet Premium Vivo Pad 6 Pro Siap Rilis, Andalkan Chipset Tergahar Snapdragon
-
Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini
-
Pelaku Pembunuhan Gajah dengan Kepala Terpotong di Pelalawan Ditangkap
-
Hamas Berduka atas Gugurnya Ali Khamenei, Kutuk Agresi Militer AS-Israel ke Iran
-
Apakah Ali Khamenei Keturunan Nabi Muhammad? Wafat dalam Serangan AS-Israel
-
HP Apa yang Tahan Banting? Ini 5 Pilihan dengan Spesifikasi Gahar
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Potret Generasi Sandwich dan Tekanan Finansial Menjelang Hari Raya
-
Fakta Malcolm X: Film Nondokumenter Pertama yang Menembus Kota Suci Makkah