SuaraBandungBarat.Id - Terlibat dalam kasus jual beli sabu, Irjen Teddy Minahasa harus menerima sanksi pidana, dengan ancaman hukuman matai atau 20 tahun kurungan di penjara.
Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Dorektur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa, ia menyampaikan jika Teddy Minahasa mendapatkan ancaman hukuman mati.
"Ancaman maksimal hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara," kata Kombes Pol Mukti, Jumat (14/10/2022) di Jakarta.
Tidak hanya Teddy saja, namun ada empat anggota polri lain yang juga terseret dalam kasus peredaran narkoba.
Berikut empat daftar anggota Polri yang terlibat dalam kasus pengedaran barang haram bersama Teddy Minahasa.
Doddy Prawira Negara sebagai Kepala Bagian Pengadaan Biro Logistik Sumatera Barat, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolres Bukit Tinggi Polda Sumbar, Kompol Kasranto, Kapolsek Kali Baru Tanjung Priok, Aiptu Janto Situmorang merupakan anggota Polres Tanjung Priok, Aipda Achmad Darwawan adalah anggota Polres Metro Jakarta Barat.
Barang bukti telah berhasil ditemukan oleh Mukti dari tangan Teddy berupa narkotika jenis sabu dengan berat 3,3 kg. Sebagian telah dijual oleh Teddy kepada DG, untuk selanjutnya diedarkan di wilayah Kampung Bahari Jakarta Utara.
Nasip buruk menimpa Teddy ketika ia telah didapuk sebagai Kapolda Jatim. Keterlibatan dalam kasus peredaran sabu ini bermula saat anggota Polres Metro Jakarta Pusat telah meringkus salah satu pengedar narkotika dengan inisial HE di wilayah Jakarta.
Bukti pertama, polisi menemukan sabu dengan berat 44 gram. Berikutnya polisi meringkus AR alias Abeng. Walaupun tidak ditemukan Narkotika, setelah dilakukan interogasi keterangan menunjukkan keterlibatan AD yang merupakan polisi aktif yang bertugas di Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.
Baca Juga: Kemenag Akan Buka Pendidikan Profesi Guru Madrasah Prajabatan
Kasus terus berkembang hingga barang bukti mengarah pada Teddy Minahasa dan ditetapkan sebagai tersangka.
“Irjen Pol TM selaku Kapolda Sumbar, sebagai pengendali BB 5 kg sabu dari Sumbar di mana sudah menjadi 3,3 kg yang kita amankan dan 1,7 kg sabu yang sudah dijual oleh suara DG yang telah kita tahan dan diedarkan di kampung Bahari,” kata Mukti.
Berita Terkait
-
Paham Aturan soal Sabu, Irjen Teddy Minahasa Dinilai Layak Diancam Hukuman Mati
-
Teddy Minahasa Dinilai Menurunkan Martabat Polri, Lemkapi: Layak Diancam Hukuman Mati
-
Jokowi Harap Kasus Narkoba di Tubuh Polri Jadi Momentum Bersih-bersih, Untuk kembalikan Kepercayaan Masyarakat
-
LKAAM Sumbar Soal Gelar Adat Irjen Teddy Minahasa yang Ditangkap Terkait Narkoba: Akan Hanyut dengan Sendirinya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka