- Menteri Keuangan Purbaya meyakinkan mahasiswa agar tidak khawatir mengenai prospek ekonomi Indonesia ke depan.
- Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi dapat didorong mencapai enam persen hingga tahun 2033.
- Manajemen fiskal yang baik akan menjaga defisit APBN di bawah tiga persen dari PDB.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta kalangan muda, khususnya mahasiswa fresh graduate yang baru lulus kuliah, untuk tidak takut dengan masa depan kondisi ekonomi Indonesia.
Menkeu Purbaya percaya diri bahwa Pemerintah bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen. Bahkan ekonomi Indonesia diklaim bakal sehat hingga 2023.
"Jadi prospek kita akan baik tahun ini kita coba dorong ke arah 6 persen. Dan kalau Anda pengin tahu 10 tahun ke depan kita kelihatannya masuk masa ekspansi yang sehat. Kita bisa ekspansi itu sampai dengan, saya ulang lagi, 2033," kata Purbaya saat konferensi pers di Wisma Danantara, dikutip Selasa (17/2/2026).
"Artinya teman-teman enggak usah khawatir apalagi kalangan muda yang takut cari kerjaan setelah lulus. Bulan-bulan ke depan, tahun-tahun ke depan akan lebih banyak lapangan kerja tercipta," lanjutnya.
Bendahara Negara menyebut kalau itu semua dijalankan dengan manajemen fiskal yang baik. Ia juga memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan melebihi 3 persen dari Produk Domestik Bruto.
Ke depannya, Purbaya berpandangan kalau utang Pemerintah juga akan terus dijaga. Hal ini beriringan dengan pendapatan pajak dan Bea Cukai yang naik karena ekonomi diproyeksikan bagus.
"Saya pikir nanti ketika ekonomi lebih bagus, pendapatan pajak dan Bea Cukai kita juga akan bagus. Sehingga utang kita bisa kita tekan perlahan-lahan ke bawah," jelasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Kebut Belanja Pemerintah Awal 2026: MBG Rp 62 T, THR ASN Rp 55 T, Bencana Sumatra Rp 6 T
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor