- Harga pangan nasional pada 17 Februari 2026 menunjukkan kenaikan pada daging sapi dan kerbau, mengindikasikan permintaan protein hewani tinggi.
- Komoditas perikanan menunjukkan variasi, dengan ikan bandeng dan tongkol mengalami penurunan harga, berbeda dari kenaikan ikan kembung.
- Beberapa komoditas pokok seperti berbagai jenis beras dan bawang menunjukkan tren penurunan harga rata-rata nasional saat momentum Imlek.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada momentum Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Selasa (17/2/2026) menunjukkan tren beragam.
Komoditas khas Imlek seperti daging terpantau naik di sejumlah jenis, sementara ikan bandeng justru mengalami penurunan tipis berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Data rata-rata nasional menunjukkan harga daging sapi murni kini berada di level Rp140.445 per kilogram atau naik sekitar 1,75 persen. Kenaikan juga terlihat pada daging kerbau segar lokal yang tercatat Rp156.061 per kilogram.
Sementara itu, daging kerbau beku impor ikut terkerek ke Rp113.020 per kilogram atau naik sekitar 0,81 persen. Pergerakan ini menandakan permintaan protein hewani masih kuat saat momentum hari besar keagamaan.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung tercatat Rp46.330 per kilogram atau naik tipis. Namun berbeda dengan komoditas lain, harga ikan bandeng justru turun menjadi Rp36.989 per kilogram, diikuti ikan tongkol yang juga melemah ke Rp37.396 per kilogram.
Untuk komoditas cabai, harga cabai rawit merah tercatat Rp75.503 per kilogram atau masih menunjukkan tren kenaikan. Sebaliknya, cabai merah besar turun menjadi Rp40.485 per kilogram dan cabai merah keriting melemah ke Rp44.688 per kilogram.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah berada di level Rp40.586 per kilogram atau turun cukup dalam. Bawang putih bonggol juga melemah ke Rp38.283 per kilogram.
Komoditas pangan pokok lain menunjukkan tren penurunan. Beras SPHP tercatat Rp12.419 per kilogram, beras medium Rp13.336 per kilogram, dan beras medium non-SPHP Rp13.864 per kilogram. Beras premium juga turun ke Rp15.473 per kilogram, sementara beras khusus lokal justru naik tipis menjadi Rp15.807 per kilogram.
Untuk bahan baku industri pangan, jagung tingkat peternak berada di Rp6.723 per kilogram atau turun. Kedelai biji kering impor juga tercatat melemah ke Rp10.908 per kilogram.
Baca Juga: Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
Jika dibandingkan dengan kondisi pekan lalu, sejumlah komoditas menunjukkan perubahan signifikan. Harga cabai rawit merah kini jauh lebih tinggi dibanding awal Februari yang sempat berada di kisaran Rp60 ribuan per kilogram, menandakan lonjakan harga masih terasa menjelang hari besar.
Harga daging sapi murni juga berbalik naik. Pekan lalu komoditas ini sempat berada di level Rp136.490 per kilogram, sedangkan kini sudah menembus Rp140 ribuan per kilogram.
Daging kerbau impor pun bergerak naik dari kisaran Rp109.743 per kilogram pekan lalu menjadi Rp113.020 per kilogram saat ini. Daging kerbau segar lokal bahkan melonjak lebih tajam dari Rp142.308 per kilogram menjadi Rp156.061 per kilogram.
Sebaliknya, tren berbeda terjadi pada bawang merah yang masih berada di kisaran Rp40 ribuan per kilogram, tidak jauh dari pekan lalu meski sempat berfluktuasi. Jagung peternak dan kedelai impor juga masih berada dalam tren penurunan yang relatif stabil.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini Kompak Turun, Cabai Keriting hingga Beras Medium Ikut Terkoreksi
-
Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga
-
Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton
-
Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik
-
Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Purbaya Kebut Belanja Pemerintah Awal 2026: MBG Rp 62 T, THR ASN Rp 55 T, Bencana Sumatra Rp 6 T
-
Ini Trik Rahasia Anak Muda Sukses Kelola Uang Tanpa Korban Gaya Hidup Santai
-
Kesulitan Keuangan, Wendy'S Tutup Ratusan Gerai di Amerika Serikat
-
Harga Emas Antam Lagi-lagi Merosot di Liburan Imlek, Dibanderol Rp 2,91 Juta/Gram
-
Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas
-
PLN Bangun SPKLU dengan Teknologi Canggih di Gading Serpong
-
Tips Investasi Keuangan saat Shio Kuda Api, Simak di Sini
-
Viral Nasabah Susah Narik Uangnya di Tabungan, BCA Digital Buka Suara
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi