SuaraBandungBarat.Id – Pengakuan mengejutkan dari presenter ternama Najwa Shihab, dimana ia dapat ancaman mati dari orang tak dikenalnya.
Lantas apakah benar jika Najwa Shihab dapat ancaman mati butut dari lantaran kritikkan pedas yang yang menyorot gaya hidup dan kebobrokan polisi?
Dalam podcast miliki Komika Kiky Saputri, Najwa Shihab menceritakan apa yang telah dialami selama ini, utamanya saat menjadi jurnalis, dimana ia kerap mendapat teror sampai ancaman mati.
“31 karyawan dan 7 eks karyawan (diretas), dan websitenya Narasi juga diretas,” ungkap Najwa Shihab, dikutip Suara Bandung Barat dari Youtube Kiky Saputri Official.
Tak hanya Mbak Nana yang mengalami teror, website miliki perusahaannya juga ikut diretas dan tidak sekali saja melainkan beberapa kali terulang.
Menurut penuturan Mbak nana, ia kerap memperoleh pesan singkat yang isinya ancaman dari orang tidak dikenal.
“Dan yang terakhir itu, yang diretasnya website Narasi itu ada pesan (berbunyi) diam atau mati,” ujar mbak Nana
Atas kejadian itu Mbak Nana tidak ambil pusing, sebab itu hal biasa dan memang menjadi resiko menjadi Jurnalis.
Media Online punya Najwa Shihab Narasi TV beberapa waktu lalu pernah di hack atau diritas oleh orang para ahli atau sering disebut sebagai hacker.
Baca Juga: Profil Naimma Aljufri, Jadi Orang Ketiga di Mantan IPA & IPS Season 2
Peretasan yang dialami diklaim sebagai respons lantangnya kritikan yang kerap di ucapkan Mbak Nana dan kru Narasi TV yang menyorot kebobrokan dan gaya hidup kepolisian.
Bukan hanya situs website Narasi TV saja yang di hacker juga turut menyasar akun media sosial milik karyawan, seperti Facebook, Instagram, Telegram, serta WhatsApp.
Setidaknya ada 31 karyawan dan 7 eks karyawan Najwa Shihab di Narasi TV yang turut menjadi incaran para hacker, perlu diketahui serangan hacker ini terjadi pada 28 September 2022.
Atas kejadian yang dialami oleh pihak Narasi TV langsung melaporkan kejadian kepada pihak berwajib.
LBH Pers dan juga aliansi jurnalis independen turut membantu dan mengapresiasi langkah pelaporan yang dilakukan oleh pihak Narasi TV. ==(*)
Berita Terkait
-
Gelak Ketawa Najwa Shihab Ketika Disebut Nama Nikita Mirzani, Singgung Drama Personal
-
Beri Komentar Tentang Polisi, Media Sosial Karyawan Narasi TV 'Dibobol' Orang Tak Dikenal
-
Ditanya Soal Nikita Mirzani oleh Kiky Saputri, Najwa Shihab Beberkan Hal ini
-
Setelah Najwa Shihab, Jokowi Kini Singgung Gaya Hidup Mewah Polisi: Hati-hati
-
Akhirnya Kiky Saputri Bisa Tanya Najwa Shihab Soal Nikita Mirzani, Apa Jawabannya?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
1.400 Pengusaha Horeka di Bali Terancam Penjara
-
Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman di Tengah Lonjakan Permintaan
-
Barang KW Masuk Indonesia Gegara Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sebut Bisa Rugikan Ekonomi Nasional
-
Holding Statement Pegadaian Soal Ketersediaan dan Cetak Emas Fisik
-
Profil Samuel Lee, Peserta Single's Inferno 5 yang Isu Perselingkuhannya Bikin Heboh
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia vs Iran Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
KPK Ungkap Ada Kode pada Amplop Berisi Uang yang Akan Dibagikan pada Kasus Bea Cukai
-
Skema Pembelajaran di Sekolah Selama Ramadan 2026
-
Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali