- Presiden Prabowo Subianto mengundang PM Australia Anthony Albanese ke Ocean Impact Summit di Bali Juni 2026.
- Undangan disampaikan saat jumpa pers di Istana Merdeka pada Jumat (6/2/2026) untuk isu kelautan.
- Kunjungan Albanese (5-7 Februari 2026) juga menghasilkan penandatanganan perjanjian kerja sama keamanan bersama.
Suara.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, secara resmi mengundang Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, untuk menghadiri ajang internasional Ocean Impact Summit yang akan diselenggarakan di Bali pada Juni 2026 mendatang.
Undangan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama PM Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/2/2026).
Prabowo berharap kehadiran pemimpin Australia tersebut dapat memperkuat kolaborasi kedua negara di sektor kelautan.
"Saya mengundang PM Albanese untuk menghadiri Ocean Impact Summit di Bali pada bulan Juni tahun ini," ujar Prabowo.
Prabowo meyakini bahwa partisipasi PM Albanese dalam KTT tersebut akan sangat krusial dalam menghasilkan capaian-capaian nyata yang bermanfaat bagi komunitas internasional.
Ia menekankan bahwa isu kelautan merupakan poin penting bagi hubungan bilateral Indonesia dan Australia.
"Kita harus memahami bahwa laut adalah kepentingan bersama bagi semua negara apalagi kedua negara kita," lanjutnya.
PM Anthony Albanese sendiri tengah melakukan kunjungan kerja resmi di Indonesia pada 5-7 Februari 2026.
Selain membahas isu lingkungan dan kelautan, fokus utama kunjungan ini adalah penguatan kerja sama pertahanan.
Baca Juga: Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
Dalam pertemuan di Istana tersebut, Presiden Prabowo dan PM Albanese juga telah menandatangani traktat atau perjanjian kerja sama terkait keamanan bersama.
Prosesi penandatanganan ini disaksikan langsung oleh sejumlah menteri dari kabinet masing-masing negara.
Berita Terkait
-
Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Menyoal Istilah "Gentengisasi" dan Prioritas Pembangunan Pemerintah
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini