SuaraBandungBarat.id- Pemkab Bandung Barat terus melakukan upaya maksimal dalam menangani sejumlah persoalan terkait insfrastuktur terutama jalan yang ada di wilayahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, sejumlah jalan yang mengalami kerusakan baik milik provinsi, kabupaten maupun desa bakal menjadi catatan untuk ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
“Kondisi jalan rusak itu akan kita sampaikan ke pihak berwenang. Misalkan jalan tersebut kewenanangan provinsi kita langsung sampaikan agar ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi,” katanya Rabu (19/10/2022).
Ia menambahkan,salahsatunya adalah Jalan Kolonel Masturi yang berada di kawasan wisata Curug Pelangi yang terdampak longsor hampir kurang lebih satu tahun belum diperbaiki sudah disampaikan kepada pemerintah provinsi. Terlebih jalan tersebut akses jalan strategis menuju kawasan wisata.
“Kami sudah melaporkan ke pihak provinsi terkait kondisi jalan tersebut. Nah berdasarkan informasi jalan itu memang tidak bisa diperbaiki dan harus membuka akses jalan baru dan hal tersebut tengah dipersiapkan oleh pihak provinsi karena memang anggarannya cukup besar,” katanya.
Untuk jalan di bawah kewenangan kabupaten, kata Hengky, pihaknya saat ini fokus membenahi akses jalan di Kabupaten Bandung Barat wilayah selatan yang menelan anggaran mencapai Rp285 miliar yang sudah hampir rampung.
“Jalan selatan itu kita tuntaskan, sambil jalan-jalan lingkungan kita perbaiki secara bertahap,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya sudah menghitung kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk memaksimalkan perbaikan akses jalan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat kurang lebih 120 kilometer dari total 536 kilometer.
“Setelah dihitung untuk perbaikan jalan rusak yang kurang lebih 120 kilometer tersebut membutuhkan anggaran sebesar Rp1,5 triliyun,” katanya.
Baca Juga: Pengakuan Denise Chariesta, RD Simpan Video 'Aneh-Aneh' Dirinya di Handphone Milik RD
Namun untuk saat ini, Pemkab Bandung Barat belum dapat maksimal melakukan perbaikan insfrastruktur. Terlebih kondisi anggaran belum pulih pasca didera pandemi covid-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir.
“Mudah-mudahan di tahun 2023 mendatang ekonomi pulih kembali dan tentu saat ini masyarakat diminta untuk bersabar. Mudah-mudahan PAD kita naik dan hal itu akan berdampak positif bagi masyarakat Bandung Barat,” katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator
-
Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen