/
Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:12 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. PDIP aka ambil lagkah tegas pada kader yang melanggar aturan partai termasuk soal capres 2024 nanti. (Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id)

SuaraBandungBarat.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyataka sikap atas terdengarnya keterangan Ganjar Pranowo yang disebut-sebut telah menyatakan diri siap menjadi bakal calon presiden 2024.

Hingga saat ini secara partai, PDIP masih menunggu sikap dan keputusan ketua umum Megawati tentang siapa yang akan diusung di Pilpres 2024 nanti.

Lantaran PDIP melalui ketua umumnya belum menyatakan sikap, siapapun kadernya tidak boleh melanggar aturan organisasi yang sudah disepakati.

Jika masih bersikukuh melanggar aturan partai, PDIP tidak segan-segan akan menjatuhkan sanksi pada kadernya tersebut.

Seperti diketahui jika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disebut-sebut telah menyatakan sikap untuk maju pada kontestasi Pilpres 2024.

Atas beredarnya pernyataan tersebut PDIP buru-buru menyatakan sikap akan memberi saksi pada semua kader yang melanggar ketentuan partai, yakni soal pengusungan capres 2024 nanti.

Jika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo benar-benar menyatakan sikap siap menjadi bakal calon presiden 2024 nanti, PDIP tak akan banyak basa-basi untuk segera menjatuhkan saksi

PDIP menyatakan secara resmi akan memberi sanksi pada siapa saja termasuk Ganjar Pranowo yang menyatakan diri siap maju dalam pemilihan presiden mendatang.

Pernyataan soal sanksi ini diungkap langsung Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto yang merespon adanya wacana Ganjar Pranowo siap maju sebagai bacapres 2024.

Baca Juga: Buntut Dugaan Perselingkuhan yang Menghancurkan Rumah Tangga Arap dan Wendy, Hapus Foto Akun Instagram @rapyourbae

Hasto Kristiyanto mengatakan, jika Ganjar Pranowo menyatakan soal kesiapan menjadi capres 2024, maka akan dijatuhi sanksi organisasi.

"Sekiranya Pak Ganjar (Ganjar Pranowo) menyebut diri sebagai capres itu pelanggaran disiplin organisasi,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/10/2022).

Secara lembaga, hingga saat ini PDIP belum menyatakan sikapnya tentang siapa yang akan dicalonkan untuk capres 2024 mendatang.

Dikatakan Hasto, tentang pencalonan di pemilihan presiden 2024, adalah hak prerogatif dari ketua umum PDIP, Megawati.

Hingga saat ini kata Hasto, semua elemen di tubuh PDIP sedang fokus pada membantu menyelesaikan tugas kadernya, Joko Widodo yang menjabat sebagai presiden dua periode.

Seluruh kader PDIP kata Hasto, saat ini diberi tugas untuk memberi skala prioritas membantu Presiden Jokowi.

Load More