SuaraBandungBarat.Id - Proses pengadilan kasus pembunuhan mendiang Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat merambat ke berbagai aspek. Termasuk kejadian salah satu pengacara keluarga Brigadir J yaitu Kamaruddin Simanjuntak yang dilarang tampil di acara TV.
Acara bernama “Catatan Demokrasi” di kanal TV One ini awalnya mengundang Kamaruddin Simanjuntak. Namun, ketika tiba di lokasi, dirinya dicekal dan tidak jadi tampil pada acara tersebut.
Tidak hanya Kamaruddin Simanjuntak saja, di acara tersebut Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji juga ikut dibatalkan sepihak dan mereka berdua tidak jadi tampil secara tiba – tiba. Padahal, di acara tersebut akan membahas sidang Ferdy Sambo Cs.
Dikabarkan bahwa acara “Catatan Demokrasi” ini tetap berjalan dengan tema dan narasumber yang sama namun tanpa Kamaruddin dan Susno Duadji.
Hal yang aneh pun terjadi yaitu acara "Catatan Demokrasi" di TV One itu tetap berlangsung. Tema dan narasumber tetap sama, namun Kamaruddin dan Susno Duadji tidak dihadirkan di acara ini.
"Detik-detik terakhir kita sudah sampai di TV One, tiba-tiba pihak ketiga mengintervensi TV One, tidak boleh saya diikutkan jadi narasumber begitu juga Pak Susno Duadji", ungkap Kamaruddin di channel YouTube Irma Hutabarat.
Kamaruddin beserta Susno Duadji sudah masuk dalam poster acara tersebut karena perbincangan di acara ini akan menjadi perbincangan yang hangat. Namun pengacara ini mengatakan bahwa menjelang menit terakhir mereka diberitahu bahwa tidak boleh jadi narasumber.
Pengacara ini mengeluhkan kondisi negara dan pemerintahan yang ikut melakukan intervensi pada acara TV hingga membuatnya kehilangan panggung untuk berbicara.
"Kok makin buruk negara ini loh, semakin aneh apa saya mencalonkan diri saja ya jadi presiden", ujarnya dengan candaan.
Baca Juga: Waspada Bila Transmisi Mobil Matikmu Mulai Menurun!
Pengacara keluarga mendiang kasus pembunuhan berencana ini pun menyatakan bahwa ia kecewa karena sudah sampai di lokasi dengan melewati macet namun ia dibatalkan untuk menjadi narasumber.
Bahkan tidak hanya kali ini saja pengacara tersebut tidak diperbolehkan masuk ke acara yang sudah dijadwalkan, ia juga dilarang menjadi narasumber saat mendampingi kasus lainnya di tahun 2016.
"Ini terulang, pada tahun 2016 juga begitu waktu mendampingi Putri Soekarno, saya jadi narasumber utama di ILC sudah dibangun panggung tahu-tahu diintervensi", ungkap Kamaruddin.
"Saya berpikir sudah lah, saya tidak mau lagi jadi narasumber di TV One buat selama-lamanya", tegasnya.==(*)
Berita Terkait
-
Bantah Bentuk Imbalan Ikut Skenario Sambo, Hadiah HP Dinilai Rizal Pemberian Biasa dari Majikan
-
Soal Sita Senjata Brigadir J di Eksespsi, Kuasa Hukum Sebut Tindakan Ricky Rizal Cegah Pertengkaran
-
Termasuk Kamaruddin Simanjuntak, Keluarga Brigadir J Siap Bersaksi di Persidangan Selasa Depan
-
Sidang Bharada E Pekan Depan, Keluarga Brigadir J Siap Penuhi Panggilan Majelis Hakim
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan