SuaraBandungBarat.id- Adik kandung mendiang Brigadir J yakni Bripda Mahareza Rizky Hutabarat mengaku dihubungi ajudan terdakwa Ferdy Sambo untuk mendatangi kantor Propam Mabes Polri pada hari Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.
Hal tersebut diungkapkan saat berbincang bersama Rosiana Silalahi dalam program ROSI yang dikutip dari YouTube KompasTV membahas terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret terdakwa Ferdy Sambo, Jumat (28/10/2022).
Ia menjelaskan, telepon tersebut diterimanya pada Jumat (28/10/2022) sekitar pukul 19.00 WIB yang dilakukan oleh ajudan Ferdy Sambo. Pada saat itu ia diminta datang ke kantor Propam Mabes Polri.
“Waktu itu kurang lebih jam 7 malam ditelepon sama ajudan dari pa FS. Bertanya lagi dimana de katanya gitu,Lagi dikosan bang,” kata Reza.
Ia pun menambahkan, dalam percakapan tersebut pun dirinya sempat ditanyai terkait senjata api (senpi) oleh ajudan yang menelponnya.
“Sempet juga kayak menanyakan tentang senpi kayak megang senjata api atau ga? saya bilang tidak bang kalau senjata api di pos penjagaan saja jadi ga dibawa balik. Oh ya entar ke Mabes yah ke gedung ini (biro provos) ada yang nungguin nanti ada yang mau ngomong,”bebernya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pertanyaan terkait senpi membuat dirinya sedikit heran lantaran tidak biasanya seperti itu. Terlebih, Reza kerap kali datang ke rumah yang berada di Saguling III, Mampang, Jakarta Selatan.
“Sebenarnya kayak yang ga biasa yah, kayak kok nanya senpi gituh kan. Sebenarnya mereka tau kan aku ga bawa senpi sama sekali gitu. Maen ke sana pun tidak pernah bawa senpi,” katanya.
Reza menyebut, awalnya dirinya diminta datang menggunakan baju Pakaian Dinas Olahraga (PDO) saat ajudan tersebut menelpon agar ia datang ke Propam Mabes Polri.
Baca Juga: Lawan Serangan Korut, Jepang Pertimbangkan Beli Rudal Jelajah Tomahawk AS
“Terus beliau sempat bilang pake pakaian dinas olahraga (PDO) terus telpon tersebut dimatiin. Terus saya chat lagi saya mau memastikan, ijin bang ini beneran pake PDO, beliau nelpon lagi jangan deh pake pakaina PDL aja,” katanya.
Tak lama berselang, usai mandi saat melihat lemari baju PDL yang akan dikenakan pada saat datang ke kantor Propam Mabes Polri ternyata tidak ada lantaran sedang dicuci di laundry yang terletak tidak jauh dari rumah Saguling.
”Jadi pas saya mau ke laundry ga tau kayak bawaan hati aja pas mampir kebetulan ketemu beliau juga (bang Daden yang telpon Reza untuk datang ke kantor Propam Mabes Polri) di sana (saguling),” katanya.
Bahkan Reza menyebut, pada momen pertemuannya bersama ajudan FS tersebut sempat mengobrol dan bahkan dirinya digeledah untuk memastikan bahwa dirinya (Reza) tidak membawa senjata api. Dan hal tersebut kembali membuat Reza heran karena tidak seperti biasanya.
“Sempet ngobrol juga beliau nanya ko belum pakai PDL ngapain ke sini, ya bang PDL saya di laundry. Dah siap belum tuh entar lama. Ga bang tadi aku telpon orang laundrynya udah siap kok tinggal ngambil aja. Terus dia geledah dari pinggang sampai ke kaki karena kan pakai celana panjang, lu bawa senpi ga sih? Ga ada bang,” katanya.
Usai digeledah di bagian tubuh, kata Reza, ajudan tersebut menggeledah sepeda motor yang ia gunakan untuk memastikan bahwa Reza tidak membawa senjata api (senpi). Namun di dalam bagasi motor pun ditemukan senjata api karena memang Reza tidak membawa senjata api.
Berita Terkait
-
Formappi Sebut DPR Lelet Awasi Kasus Ferdy Sambo dan Tragedi Kanjuruhan
-
Eksepsi Eks Anak Buah Sambo: Arif Klaim Tak Berniat Tutupi Kasus Brigadir J, Cuma Berada di Tempat dan Waktu yang Salah
-
Sosok Putri Candrawathi Sering Dicurigai Pakai Peran Pengganti, Ini Kata Adik Brigadir J yang Kenal Istri Sambo
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG