/
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:17 WIB
Nikita Mirzani dipenjara, Tessa Mariska dan Isa Zega gelar tumpengan. (Tangkap layar Instagram story @tessamariska.yenni86)

SuaraBandungBarat.id - Penahanan artis kontroversial Nikita Mirzani oleh Kejari Kota Serang memunculkan beragam tanggapan.

Salah satunya adalah dari rival atau musuh bebuyutan Nikita Mirzani, yakni Tessa Mariska.

Di balik penahanan Nikita Mirzani, rival nyai yang tak lain adalah Tessa Mariska juga Isa Zega baru-baru sepertinya sedang berbahagia.

Bahkan untuk mengungkapkan rasa bahagianya, mereka membuat tumpeng sebagai rasa syukurnya.

Hal itu seperti terlihat dalam unggahan insta story Instagram Tessa Mariska.

"Ye tumpengan, Mami Online (Isa Zega) hari ini ngasih tumpengan, terimakasih Mami Online," ucap Tessa Mariska dikutip dari Instagram @tessamariska.yenni86

Tampak Tessa Mariska dan Isa Zega tengah berbahagia dengan menikmati tumpeng serta bernyanyi.

Dalam unggahan tersebut, Tessa Mariska juga bernyanyi lagu dangdut berjudul 'Tembok Derita',  yang diduga menyindir Nikita Mirzani.

Saat bernyanyi lagu tersebut, Tessa Mariska dan Isa Zega tampak bahagia dengan mengganti beberapa kata lagu tersebut guna menyindir Nikita Mirzani.

Baca Juga: Anak Nikita Mirzani Bela Ibundanya, Loly: Mama Saya Dipenjara Terhormat!

"Tumpengan dari Mami Online, untuk ada apa mami?" kata Tessa

"Di balik tembok derita ada yang gak bisa berak," timpal Isa Zega.

Seperti diketahui hubungan selama ini hubungan antara Nikita Mirzani dan Tessa Mariska memang tidak baik-baik saja.

Pasalnya di tahun 2019 lalu, Tessa Mariska dan Nikita Mirzani sempat terlibat masalah.

Perseteruan dua artis ini dimulai ketika Anak Tessa Mariska yang bernama Anggie Jhovany mengomentari masalah Nikita Mirzani yang diunggah oleh salah satu akun gosip.

Tak terima dikomentari anak Tessa Mariska, Nikita Mirzani meradang dan mengancam akan memenjarakan Anggie Jhovany.

Hingga membuat Tessa Mariska tak terima dan melaporkan Nikita Mirzani.(*)

sumber: insta story Instagram @tessamariska.yenni86

Load More