- Menteri Keuangan menambah anggaran Transfer ke Daerah sebesar Rp 10,65 triliun untuk 67 daerah terdampak banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
- Tambahan alokasi ini mencakup DBH, DBH tambahan, DAU, dan Otsus, disalurkan bertahap hingga April 2026.
- Penyaluran tahap awal sekitar Rp 4,2 triliun diprioritaskan untuk belanja pokok dan penanggulangan bencana daerah.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menambah anggaran Transfer ke Daerah untuk wilayah terdampak bencana banjir Sumatra yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Menkeu Purbaya menjelaskan kalau penambahan anggaran TKD Rp 10,65 triliun itu diambil dari angka maksimal yang diusulkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
"Pemberian tambahan alokasi TKD disetujui sebesar Rp 10,65 triliun. jadi bukan angka yang 7 atau 8 (triliun). Kita ambil yang maksimal sesuai dari Menteri Dalam Negeri," katanya dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Pemerintah yang disiarkan virtual, Rabu (18/2/2026).
Purbaya merinci, ada 47 daerah terdampak bencana yang mengalami penurunan TKD. Kemudian ada 20 daerah tidak terdampak yang mengalami penurunan TKD. Sehingga total ada 67 daerah di tiga provinsi Sumatra yang menerima tambahan dana.
Adapun tambahan alokasi berupa penyelesaian kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH), DBH tambahan, Dana Alokasi Umum (DAU), hingga Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Aceh.
Hingga 17 Februari 2026, Purbaya mengaku sudah menyalurkan TKD ke tiga provinsi itu sebesar Rp 13 triliun. Dana ini lebih tinggi 30 persen dibandingkan tanggal yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,78 triliun.
Ia turut memaparkan kalau kondisi keuangan daerah untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar pada Januari 2026 sudah cukup. Saat itu Aceh memiliki Rp 3,5 triliun, Sumatra Utara Rp 4,5 triliun, Sumatra Barat Rp 1,8 triliun.
"Jadi mereka punya cash Rp 9,9 triliun. Jadi kita pastikan waktu itu uang bukan masalah bagi mereka untuk membangun atau menangani bencana," imbuhnya.
Lebih lanjut Purbaya menjelaskan kalau penambahan alokasi TKD ini cair paling lambat 28 Februari 2026 dengan persyaratan yang hampir minim. Penambahan itu dilakukan selama tiga bulan dengan rincian Februari 40 persen, Maret 30 persen, dan April 30 persen.
Baca Juga: Mendagri Ungkap Data Pascabencana: 29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Sumatra
"Jadi penyaluran tambahan TKD di bulan Februari akan mencapai, paling enggak minggu keempat ya, Rp 4,2 triliun. Penggunanya diprioritaskan untuk belanja pokok Pemerintah Daerah (Pemda), penanggulangan bencana, dan kebutuhan mendesak lainnya," paparnya.
"Jadi harusnya sih minggu depan, dua minggu ini sudah mulai bisa menggunakan uang itu untuk mendorong ekonominya lebih lanjut. Tapi sebagai catatan, mereka sekarang tidak kekurangan uang. Setiap awal bulan kita kirim sesuai jadwal tanpa persyaratan salur yang berlebihan," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mendagri Ungkap Data Pascabencana: 29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Sumatra
-
Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh
-
Aceh Berangsur Pulih, Dasco Pastikan Tak Ada Lagi Daerah Terisolir Pascabanjir
-
Mendagri Tito: 47 Kantor Pemerintahan di Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Pasca Terkubur Lumpur
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga
-
Harga Emas Antam Melonjak ke Rp2,67 Juta per Gram Selama Sepekan
-
Purbaya Klaim Anggaran Pendidikan Tetap Rp 769,1 T Meski Subsidi BBM Naik
-
Purbaya Sesumbar 8.523 Kopdes Merah Putih dan 16 Sekolah Rakyat Sudah Dibangun di Jateng
-
Bank Raya Genjot Transaksi Digital, Digital Saving Melonjak Jadi Rp3 Triliun
-
Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng
-
Target APBN 2025 Banyak Meleset, Purbaya Ungkap Penyebabnya
-
Buruh Waswas Aturan Baru Tembakau, Khawatir Gelombang PHK Meluas