SuaraBandungBarat.id - Masih ingat kasus dugaan penyekapan yang dialami oleh mantan sopir Nindy Ayunda?
Lama tertunda tanpa ada kelanjutannya, baru-baru ini polisi kembali membeberkan kabar terbaru mengenai kasus dugaan penyekapan yang dialami oleh Sulaiman, mantan supir Nindy Ayunda.
Dikatakan oleh Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, bahwa polisi sudah melakukan prosedur penanganan kasus ini.
"Dari setelah kita menerima laporan, kemudian kita mengumpulkan barang bukti lanjut kita memeriksa saksi-saksi," kata AKP Nurma Dewi dikutip dari tayangan YouTube Seleb Oncam News, Sabtu (29/10/2022).
"Prosedur itu sudah dilalui oleh penyidik, namun demikian keterangan-keterangan yang kita butuhkan tetap kita kumpulkan," imbuhnya.
Lebih lanjut AKP Nurma Dewi menjelaskan jika polisi masih membutuhkan keterangan lebih lanjut dengan kembali memeriksa mantan supir Nindy Ayunda.
"Jadi hari ini yang jelas masih memeriksa saudara S (mantan supir Nindy Ayunda) ya keterangan tambahan," ungkapnya.
AKP Nurma Dewi menyebutkan tim penyidik masih memerlukan keterangan tambahan dari mantan supir Nindy Ayunda tersebut.
Sebab keterangan sebelumnya dirasa masih ada yang kurang.
Baca Juga: Lesti Kejora Kembali Aktif Bersosialisasi
Bahkan pihaknya sudah menyiapkan sekitar 20 pertanyaan dan nantinya bisa bertambah sesuai kebutuhan.
"Jadi hari ini sudah disiapkan 20 pertanyaan, namun demikian jika memang berkembang akan ditambahkan untuk keterangan-keterangan yang diminta," pungkasnya.(*)
sumber: YouTube Seleb Oncam News
Berita Terkait
-
Sempat Dikabulkan Polisi, Tapi di Kejaksaan Penangguhan Penahanan Nikmir Ditolak Mentah-mentah
-
Terungkap Alasan Nikita Mirzani Ditahan! Bukan Hanya Terjerat Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, Namun Ada Pasal Lain Yang Lebih Ngeri
-
Penangguhan Penahanan Ditolak Jaksa, Nikita Mirzani Terpaksa Jalani Masa Tahanan Full
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Hukum Fiqihnya
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar