SuaraBandungBara.id – Virus Covid – 19 atau dikenal dengan istilah korona menjadi wabah yang menyebabkan masyarakat harus stay di rumah hingga dua tahun, terhitung sejak awal 2020. Meski Indonesia sudah normal, kasus Covid – 19 melonjak kembali di negara asalnya, China.
Dikabarkan bahwa kondisi negara tersebut goyah kembali dan negara memutuskan untuk lockdown di beberapa kota. Kasus Covid - 19 yang kembali melonjak ini membuat beberapa wilayah warga kembali dibatasi seperti dua tahun silam.
Bahkan kota awal munculnya virus Covid - 19 yang mematikan ini juga ikut terkena pembatasan atau lockdown yakni Wuhan.
Setelah menemukan varian baru dari virus korona, pihak pemerintah negara tirai bambu tersebut akhirnya memerintahkan warga untuk stay di rumah hingga beberapa hari. Lebih dari 800 ribu warga di kota Wuhan tidak diperbolehkan beraktivitas di luar rumah.
Karena muncul tanda – tanda wabah kembali, kegiatan pada ASEAN-China Center yang rencananya akan digelar mulai tanggal 3 hingga 6 November 2022 di Shenzhen, Provinsi Guangdong juga dibatalkan.
Temuan varian baru tersebut juga berdampak pada sektor ekonomi negara maju yang dikenal dengan pabrik produksi barang – barang terbanyak di dunia seperti iPhone. Sektor pabrik pada Kota Zhengzhou, provinsi Henan juga terkena lockdown.
Menurut media lokal, setidaknya ada laporan sebanyak 214 pasien positif dan 1.123 orang terdampak lainnya tanpa gejala. Sektor yang terdampak lockdown meliputi pabrik, sekolah, pemukiman warga, pasar dan tempat jual beli, serta tempat orang berkerumun lainnya.
Perintah untuk tidak meninggalkan rumah alias lockdown di area terdampak Covid varian baru ini berlangsung hingga Minggu (30/10/2022).
Belum ada info lebih lanjut apakah varian baru tersebut sudah masuk dan akan berdampak ke negara Indonesia dan menyebabkan lockdown kembali. Yang pasti, kasus Covid yang terjadi di negara China tersebut membuat laju ekonomi negara melambat. (*)
Baca Juga: Rizky Billar Kena Omel Warga, Begini Penjelasan Sang Kakak
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul “Wuhan Kembali Lockdown Bersama Puluhan Kota di China, Covid-19 Meroket”
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi