SuaraBandungBarat.id – Sidang ke dua Bharada E digelar pada Senin (31/22/2022). Pada sidang kedua ini, Susi PRT Ferdy Sambo hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel).
Majelis hakim mencecar Susi soal peristiwa istri Ferdy Sambo yakni Putri Chandrawati jatuh di kamar mandi tepatnya di rumah Magelang.
Saat itu Putri Candrawati dikabarkan tengah sakit dan terjatuh di kamar mandi. Peristiwa itu terjadi pada 4 Juli 2022.
Susi ART Ferdy Sambo itu memberikan kesaksian, jika yang membopong Putri Chandrawati itu bukanlah Brigadir J, akan tetapi Kuat Makruf yang naik ke lantai atas dan membopong sang majikan.
Menurut Hakim, keterangan yang diberikan Susi saat BAP berbeda dengan kesaksian yang diberikannya saat ini.
“Om Yosua ndak sempat angkat,” kata Susi.
“Jadi semua keterangan di polisi enggak benar? Kenapa kamu berubah?” tanya hakim anggota kepada Susi.
Menurut pengakuan Susi, saat di BAP dirinya merasa ketakutan hingga berikan kesaksian yang berbeda.
“Soalnya saya di BAP merasa gugup dan takut,” katanya.
Menurut keterangan Susi saat menghadiri persidangan Bharada E hari ini, dirinya mengaku bahwa ketika Putri Candrawati jatuh di kamar mandi, dirinya berteriak minta tolong.
Namun Putri yang sadar akan teriakan Susi, meminta PRT itu untuk tidak memanggil Yosua untuk naik ke atas. Akhirnya Susi meminta Kuat Maruf untuk naik ke lantai dua.
“Saya teriak minta tolong sama om nya. Om tolong om. Terus ibu mulai reflek mendengar saya teriak – teriak ibu berkata “jangan om Yosua” gitu. Yaudah saya manggil om Kuat om Kuat tolongin ibu tolongin ibu. Baru Om Kuat Turun ke atas,” kata Susi mengutip dari suara.com (30/10/2022).
Hakim Wahyu yang mendengar penjelasan Susi itu merasa aneh.
“Saya belum nanya Yosua lho kok tiba – tiba saudara langsung ngomong Yosua?”, tanya hakim Wahyu.
Susi memberikan jawaban atas pertanyaan Hakim Wahyu, yang mana saat itu menurutnya Yosua akan naik ke lantai atas tapi dihalau oleh Kuat Maruf.
Berita Terkait
-
Setoran Proyek di TNI AU Sudah Lazim, Namanya Dana Komando
-
Sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hari Ini, Keluarga Brigadir J Dihadirkan sebagai Saksi
-
Kesaksian Ajudan, Merasa Terancam hingga Lihat Ferdy Sambo Rangkul dan Janji Bela Bharada E
-
Fakta Pembunuhan Brigadir J: Eks Ajudan Ngaku Takut Ferdy Sambo dan ART Disuruh Bersihkan Darah Yosua
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan