/
Selasa, 01 November 2022 | 09:40 WIB
Susi PRT Ferdy Sambo berikan kesaksian dalam sidang lanjutan Bharada E (suara.com)

SuaraBandungBarat.id – Sidang ke dua Bharada E digelar pada Senin (31/22/2022). Pada sidang kedua ini, Susi PRT Ferdy Sambo hadir sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel).

Majelis hakim mencecar Susi soal peristiwa istri Ferdy Sambo yakni Putri Chandrawati jatuh di kamar mandi tepatnya di rumah Magelang.

Saat itu Putri Candrawati dikabarkan tengah sakit dan terjatuh di kamar mandi. Peristiwa itu terjadi pada 4 Juli 2022.

Susi ART Ferdy Sambo itu memberikan kesaksian, jika yang membopong Putri Chandrawati itu bukanlah Brigadir J, akan tetapi Kuat Makruf yang naik ke lantai atas dan membopong sang majikan.

Menurut Hakim, keterangan yang diberikan Susi saat BAP berbeda dengan kesaksian yang diberikannya saat ini.

“Om Yosua ndak sempat angkat,” kata Susi.

“Jadi semua keterangan di polisi enggak benar? Kenapa kamu berubah?” tanya hakim anggota kepada Susi.

Menurut pengakuan Susi, saat di BAP dirinya merasa ketakutan hingga berikan kesaksian yang berbeda.

“Soalnya saya di BAP merasa gugup dan takut,” katanya.

Baca Juga: Soal Wacana Ganjar-Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Bima Arya Ucap Terima Kasih kepada Hasto Kristiyanto

Menurut keterangan Susi saat menghadiri persidangan Bharada E hari ini, dirinya mengaku bahwa ketika Putri Candrawati jatuh di kamar mandi, dirinya berteriak minta tolong.

Namun Putri yang sadar akan teriakan Susi, meminta PRT itu untuk tidak memanggil Yosua untuk naik ke atas. Akhirnya Susi meminta Kuat Maruf untuk naik ke lantai dua.

“Saya teriak minta tolong sama om nya. Om tolong om. Terus ibu mulai reflek mendengar saya teriak – teriak ibu berkata “jangan om Yosua” gitu. Yaudah saya manggil om Kuat om Kuat tolongin ibu tolongin ibu. Baru Om Kuat Turun ke atas,” kata Susi mengutip dari suara.com (30/10/2022).

Hakim Wahyu yang mendengar penjelasan Susi itu merasa aneh.

“Saya belum nanya Yosua lho kok tiba – tiba saudara langsung ngomong Yosua?”, tanya hakim Wahyu.

Susi memberikan jawaban atas pertanyaan Hakim Wahyu, yang mana saat itu menurutnya Yosua akan naik ke lantai atas tapi dihalau oleh Kuat Maruf.

Load More