Suara.com - Pulau pribadi milik Jeffrey Epstein tengah menjadi sorotan setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen-dokumen baru terkait kasus kejahatan seksual yang menjerat miliarder kontroversial tersebut.
Dalam berkas hukum itu, terungkap dugaan bahwa sejumlah aksi keji Epstein dilakukan di pulau pribadi miliknya, jauh dari pengawasan publik.
Jeffrey Epstein diketahui memiliki dua pulau pribadi yakni Little St. James dan Great St. James.
Kedua pulau ini kerap dikaitkan dengan dugaan pesta seks dan praktik perdagangan seksual yang melibatkan anak di bawah umur.
Karena reputasi kelam tersebut, warga sekitar bahkan menjulukinya sebagai "Pulau Pedofil". Lantas dimana letak pulau pribadi Jeffrey Epstein? Simak penjelasan berikut ini.
Lokasi Pulau Pribadi Jeffrey Epstein
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein berlokasi di kawasan Kepulauan Virgin, Karibia, Amerika Serikat. Pulau Little St. James terletak di tenggara Pulau St. Thomas, hanya sekitar dua mil dari garis pantai.
Secara geografis, lokasinya cukup strategis namun tetap terisolasi. Akses menuju pulau ini tidak mudah karena hanya bisa dijangkau menggunakan helikopter atau speedboat, menjadikannya tempat yang tertutup dari pantauan umum.
Little St. James memiliki luas sekitar 28 hektare, sementara pulau tetangganya, Great St. James, jauh lebih besar dengan luas mencapai 67 hektare. Meski ukurannya lebih kecil, Little St. James justru menjadi pusat aktivitas Epstein dan dipenuhi berbagai bangunan.
Alasan Epstein Memilih Pulau Terpencil
Baca Juga: Apa Pekerjaan Jeffrey Epstein? Punya Harta Rp9 Triliun hingga 2 Pulau Pribadi
Dalam sebuah presentasi bisnis pada 2012, Epstein pernah menyebut bahwa kedua pulau tersebut dianggap 'sempurna' karena tingkat keterpencilannya.
Isolasi inilah yang diduga dimanfaatkan Epstein untuk menjalankan aktivitas ilegal tanpa banyak saksi.
Little St. James dikembangkan menjadi pulau utama dengan berbagai vila, kolam renang, jalan pribadi, hingga bangunan mencolok berbentuk kubah yang kerap disebut sebagai "kuil".
Sementara itu, Great St. James disebut-sebut berfungsi sebagai tameng alami, seolah menjadi lapisan perlindungan tambahan agar aktivitas di pulau utama tidak terendus pihak luar.
Riwayat Kepemilikan Pulau Epstein
Jeffrey Epstein membeli Little St. James pada 1998 melalui perusahaannya, L.S.J. LLC, dengan harga sekitar US$12,3 juta atau sekitar Rp206 miliar. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2016, ia kembali memperluas wilayahnya dengan membeli Great St. James seharga US$22,5 juta atau setara Rp378 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi