SuaraBandungBarat.id – Belat – belit dalam memberikan kesaksian sidang lanjutan Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Susi PRT Ferdy Sambo resmi mencabut kesaksian awal soal status anak keempat Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati.
Sebelumnya Susi PRT Ferdy Sambo dengan penuh keyakinan memberikan kesaksian jika anak keempat Putri Candrawati adalah anak kandung PC dan FS.
Saat hakim mencecar Susi, ada beberapa keterangan PRT Ferdy Sambo yang berubah – ubah. Hingga hakim menilai keterangan yang diberikan perempuan itu bohong.
“Saudara bohong, saudara sudah disumpah lho. Saudara jangan bohong. Siapa yang lahirkan?,” tanya hakim mengutip dari suarabandungbarat.id
Berkali – kali hakim berikan pertanyaan kepada Susi soal anak keempat Putri Chandrawati. Hakim menilai Susi telah berbohong saat memberikan kesaksian, selain kesaksiannya yang kerap berubah - ubah salah satu eks ajudan Ferdy Sambo yaitu Deden Miftahul Haq memberikan keterangan berbeda terkait anak bungsu FS dan PC.
Menurut pengakuan Deden, dirinya tidak pernah melihat PC hamil dalam rentan tahun 2019. Lalu dirinya juga menegaskan bahwa bahwa anak terakhir FS dan PC adalah anak adopsi alias bukan anak kandung.
“Untuk anak Ibu PC dan bapak yang paling kecil itu, anak adopsi yang mulia. Untuk prosesnya saya tidak mengetahui,” jelas Deden.
Kesaksian Deden dan Susi sangat berbeda jauh. Hakim sempat kembali menanyakan status anak tersebut kepada PRT Ferdi Sambo itu. Namun lagi – lagi jawabannya sama. Susi tetap memberikan pengakuan jika anak terakhir FS telah dilahirkan oleh PC.
Sempat terdiam saat dicecar hakim soal status anak terakhir Ferdy Sambo dan Putri Candrawati, kini Susi membuat pengakuannya yang sebelumnya sebut PC telah melahirkan anak balitanya yang kini berusia 1.5 tahun itu.
Baca Juga: 4 Cara Mudah agar Anak Mau Bawa Bekal, Sudah Pernah Coba?
Melansir dari suarabandungbarat.id, informasi terakhir Susi PRT Sambo akhirnya mencabut kesaksian awal yang mana menurut pengakuannya anak balita FS itu adalah anak kandung PC.
“Soal anak saya cabut,” kata Susi pada hakim.
Selain mencabut keterangan terkait anak PC, PRT Ferdy Sambo itu juga mengucapkan permohonan maafnya kepada Majelis Hakim atas kesaksiannya.
“Mohon maaf yang mulia,” ujarnya. (*)
Berita Terkait
-
Diduga Ada Kejanggalan, JPU Tuding Susi PRT Ferdy Sambo Gunakan Alat ini Ketika Bersaksi di Persidangan
-
Susi ART Ferdy Sambo Dicurigai Tidak Jujur, Ini 7 Tanda Seseorang Berbohong: Bisa Dilihat dari Bahasa Tubuh
-
Kesaksian Deden Ajudan Ferdy Sambo Ungkap Hal Mengejutkan, Ternyata ini Asal usul Anak Bungsu Putri Chandrawati
-
Bharada E Bongkar Kebohongan Susi, Netizen Geregetan: ART Songong, Siap Lu Dikerangkeng Kayak Majikan Lu?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan