SuaraBandungBarat.id – Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan meminta agar menghadirkan orang tua dari Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabat serta kekasihnya pada Selasa (1/11/2022) untuk kembali memberikan kesaksian yang berkaitan dengan kasus pembunuhan berencana terhadap Yosua.
Sebelum kehadiran orang tua dan kekasih dari Yosua, terdapat momen antara Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi di dalam ruang sidang yang membuat pengunjung sidang meneriaki keduanya. Kala itu, Ferdy Sambo terlihat memasuki ruang sidang dengan pakaian serba hitam.
Setelah itu, Putri Candrawathi juga turut memasuki ruang sidang dengan warna pakaian yang sama. Lantas Majelis Hakim memastikan kesehatan Putri Candrawathi sebelum mempersilahkannya untuk duduk bersama jajaran hukum dirinya serta Ferdy Sambo.
Kala itu, Ferdy Sambo menyambutnya dan Putri Candrawathi mencium tangan suaminya tersebut. Setelah itu, Ferdy Sambo mencium kening Putri dan memeluknya.
Melihat momen tersebut, pengunjung sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan turut menyoraki keduanya.
"Huuuuu," teriak beberapa pengunjung, pada Selasa (1/11/2022).
"Selasa 1 November pukul 09.30 WIB 12 saksi, tolong dihadirkan," kata ketua majelis hakim Wahyu Iman Santosa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022) pekan lalu.
Pada Rabu (26/10/2022), Ketua Majelis Hakim meminta 12 saksi yang telah disebutkan untuk hadir pada Selasa (1/11/2022) pukul 09.30 WIB. Diketahui bahwa ke dua belas saksi – saksi tersebut masih seputar keluarga dari Brigadir Yosua.
Sebelumnya, Majelis Hakim telah menolak eksepsi atau nota keberatan yang telah diajukan oleh pihak Ferdy Sambo serta Putri. Hal tersebut dikarenakan dakwaan yang telah diberikan kepada Sambo dan Putri telah memenuhi syarat formil dan materil.
Baca Juga: 2 Penambang Batu di Puloampel Serang Tewas Tertimbun Longsor
Berdasarkan pernyataan tersebut, Majelis Hakim kemudian meminta agar persidangan tetap berlanjut ke tahap pemeriksaan saksi kepada Jaksa Penuntut Umum. (*)
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Pakar Ekspresi Menilai Ucapan Putri Candrawathi Tak Seperti Korban Pelecehan
-
Usai Sambo dan Putri, Keluarga Brigadir J Hari Ini Berhadapan Langsung dengan Kuat Maruf dan Ricky Rizal
-
Diminta Pendapat Soal Sidang Sambo, Hotman Paris Dituduh Terima Uang Panas: Oh Nggak, Berlian Saya Lebih Mahal!!
-
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Enggan Kontak Mata Langsung dengan Orang Tua Yosua, Kirdi Putra: Takut Jadi Emosional
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan