/
Rabu, 02 November 2022 | 15:21 WIB
Putri Candrawathi ucapkan permintaan maaf kepada orang tua Brigadir J saat di persidangan. (pmjnews.com)

SuaraBandungBarat.id – Persidangan pada Selasa (1/1/2022) ini, menghebohkan publik lantaran Ferdy Sambo serta Putri Candrawathi berhadapan langsung dengan orang tua Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabat. Pada saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini, Ibunda dari Brigadir J yakni Rosti Simanjuntak terlihat sangat murka terhadap Putri Candrawathi.

Kala itu, Rosti langsung menyampaikan kemarahannya tersebut kepada Putri Candrawathi. Rosti bahkan mengatakan bahwa Putri seperti Potifar. Sambil menangis, Ibu kandung dari Brigadir  J tersebut juga menuturkan bahwa ia ingin nama baik anaknya kembali seperti semula.

Ia tidak ingin anaknya tersebut disebut telah melakukan pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi. Rosti juga menuturkan bahwa ia ingin nama keluarganya kembali pulih dari fitnah serta kebohongan yang telah dibuat.

"Sudah terbunuh anakku, ibu. Sudah tercapai keinginan kalian, sudah puaskah kalian dengan perbuatan kalian kepada anakku? Yang sudah merampas nyawa dengan sadisnya, dengan komplotanmu itu," ujar Rosti pada Selasa (1/1/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Rosti juga berkata bahwa hati nurani Putri telah mati, ia ingin Putri bertobat dan berkata jujur pada kasus ini. Sehingga arwah dari anaknya, Yosua, juga bisa tenang.

"Ibu diberi Tuhan hati nurani, tapi hati nurani ibu sudah sia-sia.. Sudah mati.. Jadi, segera lah sadar, bertobat lah, dan berkata jujur lah di dalam kasus ini, agar arwah anakku tenang," pungkas Rosti.

Sambil menangis, Putri juga meminta maaf dan menyampaikan duka cita kepada Rosti dan keluarganya. Putri juga mengungkapkan bahwa ia sebenarnya juga tidak ingin kejadian seperti ini terjadi kepadanya dan keluarganya.

"Saya dan bapak Ferdy Sambo tidak sedetik pun menginginkan kejadian seperti ini terjadi di dalam kehidupan keluarga kami, yang membawa luka di dalam hati saya dan keluarga," ucap Putri sambil menangis.

"Dari hati yang paling dalam saya mohon maaf untuk ibunda Yosua beserta keluarga atas peristiwa ini." ujar Putri. (*)

Baca Juga: Mahfud MD Bicara Politik Identitas: Yang Boleh Identitas Politik

Sumber : suara.com


 

Load More