SuaraBandungBarat.id – Sosok W yang menjadi haters Dewi Perssik dan menghina dirinya melalui video singkat dengan kata – kata yang tak pantas membuatnya dilaporkan oleh sang artis dalam kasus pencemaran nama baik.
Diketahui bahwa Dewi Perssik sampai membuat sayembara demi mencari sosok ibu – ibu tersebut dengan hadiah Rp 100 juta. Meski tak ada kelanjutan untuk sayembara ini, namun sosok ibu – ibu yang diduga sebagai fans Lesti Billar atau Leslar ini akhirnya diamankan polisi.
Beberapa waktu lalu, setelah sosok ibu – ibu ini ditemukan oleh pihak berwajib dan diterbangkan ke Jakarta, Dewi Perssik sempat menangis haru saat bertemu sosok hatersnya. Dikabarkan bahwa sang ibu sempat lari dari polisi lalu kecelakaan dan kakinya bengkak.
Setelah beberapa hari mediasi, pihak Depe ternyata tetap melanjutkan laporannya dan tetap akan melanjutkan proses hukum meski keduanya sudah sama – sama bersatu dalam haru. Melalui video yang diunggah oleh channel YouTube KH INFOTAINMENT, pihak Depe angkat bicara.
“Mbak Depe dan kami selaku kuasa hukum, yang sudah kita lakukan dari hari Sabtu, tapi sampai hari ini, tadi sudah dipertemukan kembali antara Mbak Depe dan terlapor. Dan juga disitu dihadiri oleh kakak beliau langsung, Mas Bin”, ungkap Sandy Arifin selaku kuasa hukum Depe, dikutip pada Selasa (8/11/2022).
Menurut sang pengacara, alasan mengapa proses hukum tetap dilanjutkan adalah agar tak ada lagi orang yang melakukan hal seperti itu terhadap mantan istri Aldi Taher ini.
“Tadi sudah saling menyampaikan apa yang diingini. Dari pihak kami tetep ingin melanjutkan proses hukum ini untuk ke depan agar ada efek jera supaya tidak lagi ada orang yang melakukan, mencemarkan nama baik, memfitnah terhadap klien kami”, lanjutnya.
Dikatakan bahwa mas Bin selaku kakak dari sang artis yang mewakili ibundanya yang tak bisa hadir juga menyampaikan bahwa mediasi antara pihak keluarganya dan sosok W tersebut dinyatakan gagal.
Lebih lanjut, sosok ibu – ibu yang menghina sang artis diminta untuk meminta maaf oleh keluarga Depe melalui media sosial dan awak media yang bersiaga di lokasi.
Baca Juga: Tagar Tim Desta Trending Jelang Tiba-tiba Tenis, Netizen Lebih Dukung Botuna Dibanding Raffi Ahmad
“Tapi tadi ada juga pernyataan dari pihak keluarga agar yang bersangkutan bisa melakukan permintaan maaf, baik secara melalui media sosial dan juga ke temen – temen media”, terangnya.
“Yang mana itu akan jadi pertimbangan ke depannya”, lanjut sang pengacara. (*)
Sumber: YouTube KH INFOTAINMENT
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas