SuaraBandungBarat.id – Reza Permana, seorang aktor FTV dan orang yang membintangi beberapa film ini menuntut salah satu perusahaan ojek online di Indonesia lantaran wajahnya dipajang di beberapa billboard tanpa izin atau tidak sesuai dengan kontrak.
Perusahaan transportasi online yang diketahui sudah memasang foto Reza Permana di billboard ini sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2019. Di tahun 2020 pun Reza juga pernah mencoba mengurus proses hukum ini namun proses tersebut tidak berhasil.
Baru – baru ini, Reza Permana melaporkan kembali hal tersebut ke Polres Jakarta Selatan dan berharap bisa menemui titik terang dari kasus penggunaan fotonya tanpa izin tersebut. Melalui video yang diunggah pada channel YouTube Cumicumi, pihaknya membuka suara.
“Pada intinya, kita di sini resmi melaporkan salah satu perusahaan besar yang ada di Indonesia yang bergerak di bidang ojek online atau transportasi online”, ungkap Prabowo Febrianto selaku kuasa hukum Reza, dikutip pada Kamis (10/11/2022).
Laporan yang dibuat oleh pihak Reza ini atas dasar hak cipta yakni foto Reza dipajang di billboard dalam rangka iklan perusahaan transportasi online tersebut. Namun, penggunaan fotonya ini diduga tanpa izin alias ilegal karena kontrak awalnya tidak seperti itu.
“Dengan dugaan di sini kita memberikan bahwa telah menayangkan atau mengiklankan foto klien kita tanpa izin, tanpa hak, itu ada di billboard di Selatan ini, di mana – mana”, lanjutnya.
Melalui pengacara Prabowo Febrianto, Reza berharap bahwa kasus penggunaan foto tanpa izin ini bisa membuat pihaknya mendapatkan hak yang sesuai dan pihak perusahaan terkait mau membayar kerugian tersebut.
“Jadi, dengan hari ini kita resmi melaporkan di Polres Jakarta Selatan. Harapan kita di sini mereka membayar kerugian baik materiil ataupun non-materiil, ya, kepada klien kita”, terang pengacara.
Bahkan tuntutan yang dilayangkan oleh pihak Reza sebesar Rp 50 juta untuk penayangan dan totalnya mencapai Rp 50 M.
Baca Juga: Data Pribadi Pengguna MyPertamina Dijual Bjorka, Pertamina Tak Becus Kelola Data Publik
“Tuntutan kita di sini, kita tidak tanggung – tanggung, sesuai dengan ketentuannya yang berlaku. Setiap pemasangan billboard itu kisaran 50 juta tiap penayangan ataupun iklan”, jelas Prabowo.
“Pada intinya kurang lebih kita menuntut pihak transportasi online ini kurang lebih sebesar 5 miliar Rupiah, ya”, imbuhnya. (*)
Sumber: YouTube Cumicumi
Berita Terkait
-
Kronologi Pemukulan Driver Ojol di Depan Hotel Sumi, Polisi Amankan Satu Orang
-
Gegara Rekannya Dipukul, Ratusan Driver Ojol Geruduk Hotel Sumi Taman Sari Jakbar
-
Gerbong Pecinta Sandi Uno Bantu Ojol, Lewat Subsidi BBM Gerakan Ekonomi
-
Grab dan Gojek Disebut Potong Komisi Tak Sesuai Aturan, DPR: Dinikmati Aplikator, Rugikan Driver Ojol
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung