SuaraBandungBarat.id - Berikut adalah informasi biodata profil Lord Rangga.
Kabar duka sedang menyelmuti keluarga Lord Rangga.
Sebab, pria yang dikenal merupakan petinggi Sunda Empire ini meninggal dunia.
Kabarnya ia meninggal dunia pada hari ini, Rabu (7/12/2022) di Brebes, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, Lord Rangga Petinggi Sunda Empire meninggal sekira pukul 05.30 pagi.
Kabar meninggalnya Lord Rangga ini dibenarkan oleh salah satu orang terdekatnya.
Diketahui bahwa Lord Rangga adalah warga Desa Grinting, Kecamatan Bulukumba, Brebes, Jawa Tengah.
Ia meninggal dunia di usia 55 tahun.
Biodata Profil Lord Rangga Petinggi Sunda Empire
Baca Juga: BREAKING NEWS! Ledakan Bom Bunuh Diri Dikabarkan Terjadi Di Polsek Astanaanyar Bandung
Lord Rangga atau Ki Ageng Ranggasasana lahir pada 12 September 1967 di Brebes, Jawa Tengah.
Ia merupakan lulusan Sekolah Pertanian Menengah (SPM) di Baros (1980).
Lord Rangga ternyata di lingkunga terdekatnya kerap kali disebut-sebut memiliki gelar profesor.
Mantan Petinggi Sunda Empire ini pernah dipenjara selama 2 tahun lantran dinilai menyebarkan kabar hoaks berita bohong.
Nama: Ki Ageng Ranggasasana
Nama Populer: Lord Rangga
Agama: Islam
Istri: Ratu Queen Kiki Haryati Marwah Ranggasasana
Demikianlah biodata dan profil Lord Rangga yang meninggal hari ini.(*)
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Lord Rangga Sasana Eks Petinggi Sunda Empire Meninggal Dunia
-
BREAKING NEWS: Lord Rangga Sunda Empire Meninggal Dunia Hari Ini, Begini Kabarnya
-
Lord Rangga Meninggal Dunia, Ini Unggahan Terakhirnya yang Banjir Komentar Duka Cita
-
Innalillahi, Lord Rangga eks Petinggi Sunda Empire Meninggal Dunia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel