SuaraBandungBarat.id - Nikita Mirzani menjalani sidang lanjutannya hari ini, Senin (12/12/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Serang.
Dikabarkan bahwa pada persidangan tersebut, Dito Mahendra tidak hadir meski Nikita begitu mengharapkan kedatangannya.
Usai pelaksanaan sidang, ada yang berbeda dengan Nikita, pasalnya dirinya terlihat sulit menengok kiri kanan.
Mengenai hal itu, Fitri Salhuteru memberikan penjelasan bahwa memang Niki dalam kondisi tidak baik-baik saja.
Kondisi tulang punggung Niki yang disebutkannya cukup parah membuatnya harus menjalani operasi atau terapi.
Hal itu diungkapkan Fitri bahwa memang dari sebelum ditahan, Nikita sudah dihadapkan dengan dua pilihan tersebut.
"Sebetulnya sebelum Nikita Ditahan kan memang dia ada dua pilihan, dioperasi atau diterapi," ungkap Fitri Salhuteru yang dikutip dari tayangan Youtube Intens Investigasi pada Senin (12/12/2022).
Namun menurut Fitri, Niki lebih memilih terapi karena cukup riskan ketika harus melakukan operasi.
"Kalo operasi kan agak riskan, jadi dia pilih terapi," sambungnya.
Baca Juga: Ungkapan Legowo Ayah Lesti Kejora Sikapi Perbuatan Rizky Billar: Saya Juga Manusia Biasa
Di sisi lain, Fitri juga merasa kagum kepada Niki yang tetap menghadapi kasusnya meski dalam kondisi sakit.
"Nikita walau dia keadaan sakit, dia berani menghadapi kasus dia di Serang ini," tuturnya.
Fitri merasa kasihan kepada niki yang menurutnya, semakin hari kondisinya makin memburuk berada di rutan.
"Dengan keadaan seperti ini, semakin hari ternyata keadaan kesehatan Nikita makin memburuk di rutan," ucap Fitri.
Maka dari itu, Fitri mengungkapkan permohonan kepada hakim agar bisa mempertimbangkan kasus yang dijalani Niki.
"Mungkin ini menjadi permohonan saya dengan bang Aji sebagai permohonan keluarga Nikita, agar bapak hakim menangguhkan atau mengalihkan status penahanan Niki menjadi pertimbangan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Kabel Bekas Jadi Barang Berkelas, Limbah Elektronik Bisa Hasilkan Cuan?
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda
-
Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?
-
5 Pekerja di Inhu Jadi Korban Penembakan dan Pembacokan Rombongan OTK
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Foto Pocong Ini Sempat Bikin Warga Palembang Resah, Akhir Ceritanya Tak Disangka
-
Dari Sekarang untuk Masa Depan: Less Waste yang Dimulai dari Diri Sendiri