SuaraBandungBarat.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB masih bersiaga di sejumlah titik rawan bencana terutama menuju kawasan wisata hingga libur tahun baru berakhir.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo mengatakan, sepanjang malam pergantian tahun baru pihaknya terus melakukan monitoring di sejumlah titik.
"Kita terus melakukan monitoring di sejumlah titik kawasan bencana untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang datang," katanya, Minggu (1/1/2023).
Ia menambahkan, sepanjang malam pihaknya melakukan patroli di sejumlah titik kawasan yang rawan bencana terutama wilayah rawan bencana.
"Malam tadi kita terus berpatroli di kawasan Parongpong, Lembang dan sekitarnya," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan pantauan yang dilakukan sepanjang malam pergantian tahun baru mobilitas warga ke kawasan Lembang terlihat landai.
"Malam tadi kelihatannya ada penurunan jumlah kendaraan mungkin hingga 30 persen kalau dibandingkan tahun lalu," katanya.
Ia menyebut, sejauh ini pihaknya tidak menerima laporan adanya bencana di jalur wisata maupun kawasan wisata.
"Alhamdulillah tidak terjadi bencana alam di kawasan rawan terutama jalur menuju kawasan wisata yakni Parongpong, Cisarua dan Lembang," katanya.
Baca Juga: Tolak Keras Perppu Cipta Kerja, KSPSI DIY: Pemerintah Tidak Cermat dan Sembrono
Kendati demikian, petugas BPBD Bandung Barat masih terus bersiaga hingga arus balik liburan tahun baru tersebut selesai.
"Kemungkinan kita sampai tanggal 2 besok masih bersifat di sejumlah titik rawan bencana," katanya.
Ia mengimbau, masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana yang bisa datang setiap saat. Terlebih saat ini cuaca buruk datang tidak dapat ditebak.
"Tentunya saya imbau masyarakat untuk tetap waspada karena bencana bisa datang kapan saja," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?