SuaraBandungBarat.id - Kampus Mengajar merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM. Adanya Kampus Mengajar bertujuan untuk memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar perkuliahan. Selanjutnya, mahasiswa akan diberi pembekalan dengan berbagai macam keahlian sampai keterampilan dengan menjadi mitra guru dan sekolah dalam pengembangan model pembelajaran, serta menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran.
Adapun keuntungan dari mengikuti program Kampus Mengajar selain mendapat biaya untuk menunjang kehidupan sehari-hari, akan ada dana bantuan pendidikan sesuai dengan UKT. Berikut ini beberapa keuntungan mengikuti program Kampus Belajar :
1. Bantuan biaya hidup sesbesr Rp 1,2 juta per bulan yang ditransfer langsung ke rekening peserta Kampus Mengajar
2. Bantuan dana pendidikan UKT yang diberikan sesuai dengan nominal UKT masing-masing kampus dengan maksimal Rp 2,4 juta
3. Dana swab antigen/PCR sesuai dengan peraturan yang berlaku
4. Dana darurat atau force majeure yang diberikan apabila terjadinya keadaan darurat selama penugasan, seperti sakit, kecelakaan, bencana alam, dan dana kepulangan kematian
Berikut beberapa syarat yang harus diperhatikan sebelum mendaftar program Kampus Mengajar.
1. Mahasiswa aktif baik akademik maupun vokasi
2. Berasal dari program studi yang terakreditasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta di bawah naungan Kemendikbudristek
3. Mahasiswa dengan masa studi paling rendah semester 4 saat pelaksanaan program
Memiliki IPK minimal 3.00
4. Belum pernah ditetapkan sebagai peserta program Kampus Mengajar angkatan sebelumnya
Bersedia mengikuti program hingga selesai
Pendaftaran Kampus Mengajar Angkatan 5 telah dibuka sejak 1-27 November 2022 lalu. Sementara itu, hasil seleksi telah diumumkan pada Senin (2/1/2023).
Sumber : Detik
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun