Volume kendaraan selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) di Kabupaten Bandung Barat mengalami kenaikan sebesar dua persen.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dishub KBB, Faujan Azima mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun terjadi lonjakan kendaraan sebesar dua persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Volume kendaraan di kawasan wisata Lembang mengalami kenaikan sebesar 2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Presentasi itu terhitung dari 338.754 menjadi 346.184 kendaraan," katanya, Kamis (5/1/2023).
Ia menambahkan, kenaikan volume kendaraan tersebut terjadi di kawasan wisata namun di Padalarang mengalami penurunan cukup signifikan.
"Secara keseluruhan dibanding dengan tahun lalu volume kendaraan di kawasan Padalarang mengalami penurunan sebesar 50 persen. Yakni dari 616.919 menjadi 328.320 kendaraan," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, sepanjang libur nataru tersebut kepadatan kendaraan di wilayah Kabupaten Bandung Barat relatif fluktuatif.
"Kondisi volume lalu lintas yang masuk ke KBB baik di Padalarang atau Lembang bersifat fluktuatif. Namun kepadatan dapat terkendali dengan baik, kondisi aman dan lancar serta tidak ada kejadian yang menonjol," katanya.
Ia menyebut, lonjakan kendaraan ke kawasan wisata ditenggarai lantaran saat ini peraturan pemerintah pusat terkait PPKM sudah dicabut. Oleh karena itu, masyarakat antusias datang ke kawasan wisata.
"Kalau tahun lalu kan kita masih Covid-19, libur Nataru sekarang lebih kendor. Jadi mungkin itu yang menyebabkan kunjungan wisata meningkat," katanya.
Baca Juga: Berapa Jumlah Pemain Naturalisasi di Piala AFF 2022?
Kendati sempat melakukan beberapa kali rekayasa lalulintas, kata Fauzan, arus lalulintas selama libur nataru tersebut berjalan lancar.
"Kondisi lalu lintas stabil meskipun terdapat kepadatan pada waktu-waktu tertentu. Tetapi dapat diurai dan dikendalikan sehingga kemacetan dapat diantisipasi dengan baik dan lancar," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh