/
Kamis, 05 Januari 2023 | 15:15 WIB
Sekretaris Dishub KBB, Fauzan saat ditemui beberapa waktu lalu (Hendra H Rusdaya)

Volume kendaraan selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) di Kabupaten Bandung Barat mengalami kenaikan sebesar dua persen.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dishub KBB, Faujan Azima mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun terjadi lonjakan kendaraan sebesar dua persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Volume kendaraan di kawasan wisata Lembang mengalami kenaikan sebesar 2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Presentasi itu terhitung dari 338.754 menjadi 346.184 kendaraan," katanya, Kamis (5/1/2023).

Ia menambahkan, kenaikan volume kendaraan tersebut terjadi di kawasan wisata namun di Padalarang mengalami penurunan cukup signifikan.

"Secara keseluruhan dibanding dengan tahun lalu volume kendaraan di kawasan Padalarang mengalami penurunan sebesar 50 persen. Yakni dari 616.919 menjadi  328.320 kendaraan," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sepanjang libur nataru tersebut kepadatan kendaraan di wilayah Kabupaten Bandung Barat relatif fluktuatif.

"Kondisi volume lalu lintas yang masuk ke KBB baik di Padalarang atau Lembang bersifat fluktuatif. Namun kepadatan dapat terkendali dengan baik, kondisi aman dan lancar serta tidak ada kejadian yang menonjol," katanya.

Ia menyebut, lonjakan kendaraan ke kawasan wisata ditenggarai lantaran saat ini peraturan pemerintah pusat terkait PPKM sudah dicabut. Oleh karena itu, masyarakat antusias datang ke kawasan wisata.

"Kalau tahun lalu kan kita masih Covid-19, libur Nataru sekarang lebih kendor. Jadi mungkin itu yang menyebabkan kunjungan wisata meningkat," katanya.

Baca Juga: Berapa Jumlah Pemain Naturalisasi di Piala AFF 2022?

Kendati sempat melakukan beberapa kali rekayasa lalulintas, kata Fauzan, arus lalulintas selama libur nataru tersebut berjalan lancar.

"Kondisi lalu lintas stabil meskipun terdapat kepadatan pada waktu-waktu tertentu. Tetapi dapat diurai dan dikendalikan sehingga kemacetan dapat diantisipasi dengan baik dan lancar," katanya. (*)

Load More