/
Kamis, 05 Januari 2023 | 11:33 WIB
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat memimpin apel pagi di lapangan Mekarsari Komplek Pemkab Bandung Barat, beberapa waktu lalu (Dok Prokompim KBB)

SuaraBandungBarat.id- Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) gerak cepat merespon keluhan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Ia mengatakan, di tahun 2023 ini pihaknya berupaya maksimal untuk melakukan transformasi digital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan transformasi digital kita ingin memberikan respons yang cepat. Oleh sebab itu, mungkin di akhir Januari ini kita akan masifkan ke publik terkait kanal pengaduan kita yakni  Lapor Kang Hengky," katanya saat ditemui, Kamis (5/1/2023).

Ia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB terkait penilaian kinerja OPD di wilayahnya.

"Kalau tidak direspon 1X24 jam itu ada pengurangan tukin 5 persen, itung-itung kita menghemat belanja birokrasi. Kita bisa berikan ke masyarakat langsung," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan sistem yang maksimal dalam kanal pengaduan masyarakat Lapor Kang Hengky tersebut. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mudah mengakses saat hendak melakukan pengaduan.

"Sistemnya harus benar-benar diperbaiki, setelah itu semua aduan disampaikan di situ kita lihat saja mana OPD yang merespons dengan cepat keluhan masyarakat tersebut," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin ada pejabat yang tidak bekerja maksimal dalam merespon keluhan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Baginya, kepuasan masyarakat masyarakat dalam menerima pelayanan dari pemerintah merupakan hal utama.

"Saya minta kalau tidak direspon potongannya 5 persen kemudian dari 2x24 jam  10 persen dan seterusnya dan seterusnya. Sehingga OPD kita semangat," katanya.

Baca Juga: Pensiun dari Dunia Politik, Ini Alasan Sukmawati Soekarnoputri Pilih Jalan yang Berbeda dengan Megawati

Ia berpesan, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tahu apa yang dikerjakan terlebih hal tersebut berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat Bandung Barat 

"Apalagi nanti ada pelantikan terutama yang rezekinya promosi, jangan sampai mau jabatan tapi gamau kerja. ASN harus tau apa yang dilakukan," tegasnya. (*)

Load More