SuaraBandungBarat.id - Dua penumpang kereta rel listrik (KRL) yang ketahuan mesum belakangan ini sempat viral di media sosial.
Menanggapi kasus tersebut, PT KAI Commuter menyikapi dengan serius dugaan tindak asusila yang dilakukan sepasang muda mudi ini.
External Relations & Corporate Image Care Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengungkapkan bahwa pihaknya menyayangkan adanya perbuatan kedua orang tersebut.
Menurutnya, perbuatan tersebut bertentangan dengan hukum, apalagi dilakukan di area umum seperti transportasi publik ini.
"Tindakan tersebut tidak dibenarkan, melanggar norma dan bertentangan dengan hukum apalagi dilakukan transportasi publik merupakan mobilisasi banyak orang," ungkap Leza yang dikutp dari pmjnews.com pada Jumat (6/1/2022).
Menurutnya juga, pihak KAI Commuter masih melakukan penyelidikan terkait kapan dan saat tujuan kemana kejadian tersebut terjadi.
Meski demikian, KAI Commuter memberikan sanksi tegas dengan memasukan pelaku ke dalam data base sistem CCTV Analytic.
Dengan begitu, apabila pelaku akan menggunakan commuter lagi, maka akan terdeteksi dan tidak diperbolehkan untuk naik.
"Dari hasil video rekaman tersebut, KAI Commuter akan memasukkan pelaku ke dalam data base sistem CCTV Analytic. Sehingga bilamana pelaku akan menggunakan commuter kembali, akan terdeteksi oleh sistem maka pelaku akan dilarang naik commuter line," tuturnya.
Baca Juga: 5 Negara Paling Terisolir di Dunia, dari Tuvalu hingga Korea Utara
Lebih lanjut Leza menghimbau dan meminta partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah hal tersebut terjadi lagi.
Apabila terulang, maka bisa langsung melaporkan kepada petugas jika melihat kejadian seperti dalam video yang kini sudah beredar secara luas.
"Kami menghimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap memperhatikan kondisi sekitar, segera laporkan apabila melihat hal-hal yang mencurigakan baik di dalam commuter line atau stasiun, dapat juga melalui contact center 121," imbuhnya.(*)
Sumber: pmjnews.com
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam