SuaraBandungBarat.id - Bagi pengendara sepeda motor diharapkan untuk berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Angin kencang bisa berpeluang mengakibakan pengendara terjatuh. Berikut ini tips berkendara dengan aman menurut Instruktur keselamatan berkendara.
Hembusan angin kencang bisa membahayakan, diharapkan kepada para pengendara motor untuk tetap berhati-hai. Apalagi ketika dalam kondisi membawa barang yang akan tertiup angin. Berikut ini tips berkendara dengan aman. Diharapkan kepada pengendara motor agar menyikapinya secara bijak dengan tidak berkendara dengan cepat.
"Mereka (pengguna jalan) perlu menyikapinya dengan bijak, jangan justru menambah kecepatan supaya membelah angin, tidak boleh," jelas Jusri, dilansir dari Kumparan. Selasa, (17/01/2023)
Ketika kita memuntir gas secara dalam, ban depan akan kehilangan traksi gara-gara terdorong oleh tiupan angin dan menyebabkan motor yang dikendarai tidak seimbang.
"Sebab ban depan itu pusat kontrol dan kendali, sehingga daya cengkeramnya harus diperhatikan. Kalau diterpa angin ya sama saja seperti aquaplanning ban terangkat dari jalan," katanya.
Berikut ini tips yang diberikan oleh Jusri ketika sedang terjadi angin kencang saat berkendara :
1. Memperlambat Laju Motor
Sebaliknya, lebih ideal lagi pemotor langsung melakukan perlambatan, apabila kendali mulai terasa goyah karena angin.
Hal ini bertujuan agar senantiasa menjaga kendali motor. Andai keseimbangan oleng diterpa angin, pemotor bisa dengan cepat berhenti, dan mudah menstabilkan lagi, sehingga tidak membahayakan pengendara lain.
2. Hentikan Pejalanan dan Segera Evakuasi Diri Saat Kondisi Tidak Kondusif
Baca Juga: Mengatasi Mudah Capek dan Lelah Saat Bersepeda, Lakukan Tips Ini Agar Fisik Kuat Saat Bersepeda!
Misal dirasa semakin tidak kondusif, ada baiknya hentikan dulu perjalanan dan segera evakuasi diri dari median jalan.
Perlambatannya juga jangan mendadak. Selalu utamakan adab dan kebiasaan, artinya langsung nyalakan sein sebagai tanda Anda melambat dan hendak menepi. Jangan lupa tengok spion juga guna memastikan tidak ada kendaraan lain yang akan melintas.
Berita Terkait
-
Angin di Bandung Lumayan Kencang nih, Ini Prakiraan Cuaca Bandung, Jawa Barat, Rabu 18 Januari 2023
-
Mengatasi Mudah Capek dan Lelah Saat Bersepeda, Lakukan Tips Ini Agar Fisik Kuat Saat Bersepeda!
-
Rutan Umum Rawan Konflik Kepentingan, LPSK Minta Ada Rutan Khusus untuk Justice Collaborator
-
3 Tips untuk Kamu yang Baru Memulai Hobi Memasak
-
4 Tips Meminimalisir Sikap Pesimis agar Tidak Menghambat Hidupmu, Segera Lakukan!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026