SuaraBandungBarat.id - Tahun baru Imlek bertepatan dengan hari Minggu (22/1/2023), disusul dengan cuti bersama keesokan harinya.
Perayaan Imlek ini menjadi sebuah kebahagiaan dalam agama Khonghucu, begitu juga bagi sebagian narapidana yang beragama tersebut.
Sedikitnya terdapat 26 narapidana diberikan remisi serta satu orang napi lainnya dikabarkan langsung dibebaskan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti bertepatan dengan perayaan tahun baru Imlek.
Menurutnya, remisi itu diberikan kepada 26 narapidana beragama Konghucu di seluruh Indonesia. Bahkan satu orang penerima RK II atau langsung bebas usai mendapat remisi 1 bulan.
"Remisi diberikan sebagai apresiasi negara bagi narapidana yang telah berusaha dan menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik," ungkap Rika yang dikutip dari pmjnews.com pada Minggu (22/1/2023).
Lebih lanjut Rika menyebutkan bahwa Narapidana terbanyak menerima RK Imlek 2023 berasal dari Kalimantan Barat yakni sebanyak 9 narapidana.
Narapidana lainnya berasal dari Bangka Belitung 7 narapidana, Banten 3 narapidana, dan sisanya berasal dari Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.
RIka juga menuturkan bahwa RK Imlek ini merupakan hak narapidana yang sudah memenuhi syarat administratif sesuai perundang-undangan.
Baca Juga: Banjir Luwu Utara, Gubernur Sulsel Instruksikan Salurkan Bantuan Logistik
"RK Imlek merupakan hak narapidana yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai peraturan perundang-undangan," tuturnya.
Adapun tujuan dari pemberian hak tersebut yaitu agar mengurangi masa pidana serta meningkatkan keimanan dan motivasi narapidana untuk lebih baik lagi.
"Hak ini diberikan bukan hanya sebagai pengurangan masa pidana, namun diharapkan meningkatkan keimanan dan motivasi narapidana untuk menjadi lebih baik," sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Rika turut mengucapkan selamat kepada narapidana yang dapat merayakan Imlek dan mendapatkan Remisi.
Pihaknya secara langsung meminta seluruh narapidana untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan produktivitas.
"Semoga dengan pemberian Remisi ini Warga Binaan dapat menghayati momen perayaan Imlek. Remisi adalah salah satu nikmat yang diterima karena Warga Binaan telah berupaya memperbaiki diri menjadi lebih baik," imbuhnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Bagikan THR Lebaran Lebih Mudah, BRI Catat 45,9 Juta Pengguna BRImo Aktif Gunakan Layanan Digital
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
BRI Lebaran 2026: Kirim THR Digital Cukup 6 Langkah Lewat Fitur QRIS Transfer BRImo
-
Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum
-
BRI Hadirkan THR Lebaran 2026 dalam Bentuk Emas, Ini 6 Cara Transfer di BRImo
-
BRI Dorong Tradisi THR Lebaran Digital, 2 Fitur BRImo Jadi Andalan Nasabah
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
320 Mobil Hias Dikerahkan untuk Meriahkan Malam Takbiran di Medan