Suara.com - Semarang, ibu kota Jawa Tengah, punya hubungan erat dengan China. Sejak tahun 14 Masehi, banyak imigran asal China yang mengungsi ke Semarang karena pergolakan politik saat transisi dari Dinasti Ming ke Dinasti Qing.
Para imigran China tersebut akhirnya memilih menetap, membangun keluarga, hingga meninggal dan dimakamkan di Semarang. Namun, seiring waktu makam-makam kuno tersebut terbengkalai dan tak jarang tersembunyi di perkampungan warga. Pippo Agosto penasaran dengan makam-makam kuno tersebut.
Dia dan temannya, Luska, kini menelusuri dan mendokumentasikan makam-makam yang kini terbengkalai. Mereka juga mendoakan mendiang dan mencari keturunan mereka yang masih hidup. Pippo juga menerjemahkan dan menuliskan kisah-kisah tentang makam kuno tersebut di media sosial.
Dalam tiga tahun terakhir, mereka sudah mendokumentasikan sekitar 100 makam kuno Tionghoa di Semarang. Pippo berharap upayanya bisa melestarikan jejak peninggalan China di Semarang.
Berita Terkait
-
Amran Desak Pengusutan Tuntas Penyelundupan Bawang Bombay di Semarang
-
Drama China A Romance of the Little Forest: Cinta Tumbuh Seperti Tanaman
-
5 Drama China Tayang Januari 2026 yang Wajib Masuk Watchlist!
-
Drama China Will Love in Spring: Saling Hormat, Bentuk Cinta Paling Dewasa
-
Bikin Desta Ketagihan, Dracin Kini Dilarang Tampilkan Kisah Cinta CEO Kaya dan Gadis Misikin
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Dinkes DKI Ingatkan Pentingnya Cuci Tangan dan Masker di Tengah Isu Superflu
-
Polemik Pandji Pragiwaksono Memanas, Indro Warkop Beri Peringatan Keras Tentang Kritik di Indonesia
-
Rocky Gerung Puji Pidato Megawati: Melampaui Politik Praktis!
-
Momen Persija Tiba di Markas Persib Bandung dengan Pengawalan 6 Rantis
-
Adly Fairuz Terseret Dugaan Penipuan Akpol Rp3,65 Miliar, Begini Kronologinya
-
Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal, Tipu Korban Rp3,6 Miliar Modus Lolos Akpol
-
Pidato Presiden: Soroti Keberhasilan Pangan dan Sikap Elite Politik di Medsos
-
Bongkar Diperas Rp300 Miliar Hingga Diancam saat di Sel, Ammar Zoni Blak-blakan ke Hakim
-
Di Balik Operasi Lutut: Pakai Robot Hingga Kopi Bikin Osteoporosis?
-
Janjikan Masuk Akpol, Pesinetron Adly Fairuz Tipu Korban Rp3,65 Miliar