SuaraBandungBarat.id - Asam urat bisa menyerang siapa saja, tapi lebih rentan mengenai para lanjut usia atau lansia. Sering kali gejala asam urat yang dialami tergolong berat seperti yang terjadi saat serangan akut.
Namun, terkadang kondisi ini tidak menimbulkan gejala yang dikenal sebagai remisi. Tidak ada obat yang mampu menyembuhkan gout. Akan tetapi kadar asam urat sejatinya masih dapat dikontrol.
Selain dengan obat rutin, asam urat pada lansia bisa dicegah. Seperti dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah cara yang bisa diterapkan untuk mencegah asam urat:
1. Dapat Mengatur Pola Makan
Hindari makanan yang dapat memicu terjadinya serangan asam urat, seperti daging merah, jeroan, serta makanan laut. Tak hanya itu, batasi konsumsi alkohol terutama bir, brandy, dan wiski.
2. Banyak Melakukan Aktivitas Fisik
Salah satu penyebab asam urat pada lansia adalah gaya hidup sedenter atau tidak banyak beraktivitas. Oleh sebab itu, aktif secara fisik dapat menjadi cara mencegah penyakit asam urat.
Lakukanlah olahraga secara aktif yakni 150 menit per minggu dengan intensitas sedang. Pada intensitas sedang, seseorang akan terengah-engah apabila berusaha berbicara satu kalimat.
Selain menghindari risiko asam urat, berjalan kaki, berenang, atau bersepeda rutin mampu menurunkan risiko penyakit lainnya juga, seperti penyakit jantung dan diabetes.
Baca Juga: Ya Allah! Detik-detik Bocah di Kepanjen Terjatuh dan Terlindas Kereta Kelinci
3. Mempertahankan Berat Badan Ideal
Memiliki berat badan yang sehat, melalui konsumsi makanan yang baik serta berolahraga, akan menurunkan risiko memiliki kadar asam urat yang tinggi.
Apabila Anda mengalami penurunan berat badan secara banyak dalam waktu singkat, ini dapat meningkatkan risiko serangan asam urat dalam jangka pendek.
Sebaliknya, dengan mengurangi berat badan secara bertahap dalam jangka waktu yang lebih panjang, ini dapat menjadi cara efektif untuk menurunkan risiko asam urat.
4. Mengkonsumsi Air Putih
Asam urat pada lansia dapat dicegah dengan memperbanyak konsumsi air putih per hari. Dengan catatan, tidak ada batasan konsumsi air putih dari dokter karena kondisi medis, misal penyakit ginjal.
Tag
Berita Terkait
-
4 Bahaya Obesitas pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!
-
Lagi Program Diet? Coba Konsumsi 8 Minuman Herbal Untuk Membantu Penurunan Berat Badan Kamu
-
Pria Lansia Nekat Lawan Petugas Usai Kepergok Tempel Kelamin ke Bokong Penumpang TransJakarta, Endingnya Ngegubrak!
-
Kerap Dikomentari Soal Berat Badan yang Bertambah, Begini Jawaban Liz IVE
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Bintang Persib Tercoret, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
4 Cleansing Foam Baking Soda yang Ampuh Angkat Kotoran hingga ke Dalam Pori
-
Jateng Diserbu 1,3 Juta Kendaraan Pemudik, Ahmad Luthfi: Sentralnya Mudik Ya di Sini!
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL