SuaraBandungBarat.id- Seratus rumah di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat diterjang hujan disertai angin kencang pada Minggu (5/3/2023) kemarin.
Berdasarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB menyebut, akibat bencana tersebut setidaknya 100 rumah mengalami kerusakan.
Petugas lapangan BPBD Bandung Barat, Suheri menjelaskan, kerusakan rumah akibat kejadian tersebut tersebar di tiga desa yakni Desa Padaasih, Pasirhalang dan Jambudipa.
"Desa Padaasih 63 rumah, Desa Pasirhalang 23 rumah, dan Desa Jambudipa 14 rumah," katanya saat dihubungi, Senin (6/3/2023).
Ia menambahkan, mayoritas rumah yang terdampak angin kencang tersebut mengalami kerusakan ringan di bagian atap rumah.
"Mayoritas rumah mengalami rusak ringan, dari jumlah itu kerusakan berat hanya menimpa 5 rumah," katanya.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (5/3/2023) sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Cisarua.
"Alhamdulillah gak ada korban luka. Hanya kerusakan bangunan saja. Pemilik rumah dengan rusak berat pun gak sampai mengungsi, karena ruangan lainnya masih bisa ditempati," katanya.
Ia mengimbau, pihaknya meminta masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu.
Baca Juga: Buntut Kerap Flexing Di Medsos, Eks Kepala Bea Cukai DIY Eko Darmanto Diperiksa KPK Hari Ini
"Masyarakat diimbau harus tetap waspada, BMKG memprediksi bakal terjadi cuaca ekstrim hingga akhir bulan Maret ini," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku