SuaraBandungBarat.id- Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) KBB berkomitmen menanggulangi maraknya informasi hoaks yang beredar luas di kalangan masyarakat khususnya di Kabupaten Bandung Barat.
Bunda Literasi KBB, Sonya fatmala mengutarakan, Pemkab Bandung Barat memberikan perhatian serius pada maraknya informasi hoaks yang beredar di kalangan masyarakat Kabupaten Bandung Barat agar dapat tertanggulangi secara optimal.
“Maraknya berita hoaks yang beredar di media sosial perlu ditanggulangi secara optimal dan terorganisir oleh karenanya pemerintah kabupaten Bandung barat menginisiasi program penanggulangan hoaks dengan dibentuknya Kabupaten Bandung barat saber hoaks,” katanya.
Ia menambahkan, Kabupaten Bandung Barat saber hoaks ini berkolaborasi dengan Jabar saber hoaks yang berfungsi untuk mengkampanyekan literasi digital di media sosial. Tentunya hal itu dilakukan agar masyarakat dapat terhindari dari berita hoaks atau bohong yang beredar di media sosial.
“Saya Sonya Fatmala selaku bunda literasi kabupaten Bandung barat ingin mengajak seluruh masyarakat kabupaten Bandung barat apabila menerima informasi atau pesan yang meragukan atau terindikasi hoaks segera sampaikan dan laporkan ke KBB saber hoaks di media sosial Instagram @kbbsaberhoaks,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mendukung pembentukan Unit Saber Hoaks Daeah (USHD) di Kabupaten/Kota wilayah Provinsi Jawa Barat. Hal ini sebagai upaya memerangi hoaks dan menjamin informasi yang dikonsumsi masyarakat dapat dipertanggungjawabkan.
“Pembentukan tim USHD ini merupakan kolaborasi Pemda Bandung Barat dengan Jabar Saber Hoaks. Nantinya tim ini akan menjadi katalisator sosialisasi literasi digital dalam menangkal hoaks sehingga warga KBB tahu langkah-langkah agar terhindar dari hoaks,” paparnya.
Yoppie menjelaskan, tim USHD menjadi pemantau perkembangan isu, opini publik, serta aspirasi yang tengah berkembang di masyarakat. Tak cuma itu, tim ini juga akan menjadi verifikator informasi khususnya yang berkembang di media sosial.
"Dengan tiga peran sebagai katalisator sosialisasi, pemantau isu, sekaligus verifikator, kita harap tak ada lagi masyarakat yang terjebak berita hoaks. Jelas kita mendukung program ini," jelasnya.
Baca Juga: Cedera Kaki, Kevin Durant Absen Tanding Hingga April
Menurutnya, dengan berkembangnya teknologi, masyarakat disuguhi dengan konten-konten pemberitaan di media sosial. Di satu sisi ini jadi nilai positif karena masyarakat lebih mudah cepat akses informasi. Namun, era digital ini membawa dampak buruk yakni banyaknya tumbuh Informasi palsu yang memecah belahkan sebuah tatanan masyarakat.
"Dampak dari informasi ini ka sangat besar. Bayangkan kalau yang diterima masyarakat justru Informasi salah, akan sangat bahaya. Oleh karena itu, kehadiran tim USHD kita harap haji ikhtiar agar Informasi yang dikonsumsi masyarakat benar-benar tak menyesatkan," tutur Yoppie.
Langkah pembentukan tim USHD ini saat ini terus berproses. Dalam tahapannya, Diskominfotik terus berkonsultasi dengan Jabar Saber Hoaks selaku instansi yang lebih dulu menerapkan program ini. Meski begitu pembentukan tim USHD ini ditargetkan rampung tahun ini.
"Ada beberapa persiapan yang harus kita lengkapi. Mulai dari infrastruktur serta sumberdaya manusia. Ini sedang berproses, semoga tahun ini bisa rampung," tandasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian