SuaraBandungBarat.id - 14 Maret memperingati hari apa? ternyata begini sejarah World Pi Day yang jarang diketahui.
Tidak ada informasi khusus tentang peringatan atau perayaan tertentu pada tanggal 14 Maret.
Namun, tanggal ini merupakan Hari Pi Sedunia yang tidak resmi dirayakan oleh beberapa orang di seluruh dunia karena angka 3,14 merupakan perkiraan nilai dari konstanta matematika π (pi).
Hari Pi diperingati pada tanggal 14 Maret karena bulan Maret ditulis dalam format angka 3/14 di beberapa negara yang menggunakan sistem penulisan tanggal bulan tahun.
Sejarah Hari Pi Sedunia (World Pi Day)
Hari Pi Sedunia (World Pi Day) dimulai pada tahun 1988 ketika fisikawan Larry Shaw di Exploratorium, sebuah museum sains di San Francisco, merayakan Pi Day untuk pertama kalinya pada tanggal 14 Maret.
Tanggal tersebut dipilih karena angka 3,14 merupakan perkiraan nilai Pi yang paling dikenal dan bulan Maret ditulis sebagai 3/14 di beberapa negara.
Perayaan Pi Day diawali dengan pembacaan angka-angka desimal Pi secara berurutan, dan kini telah menjadi sebuah acara yang lebih besar dengan kegiatan-kegiatan yang melibatkan matematika, sains, dan teknologi.
Perayaan Pi Day secara resmi dideklarasikan oleh Kongres Amerika Serikat pada tahun 2009 untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan matematika dan sains di Amerika Serikat.
Baca Juga: Fuji Disebut Promosikan Penipu Jual Beli HP, Curhat Korban Rugi Rp17 Juta: Aku Dihujat Fansnya
Kini, Pi Day dirayakan di seluruh dunia oleh berbagai organisasi dan individu yang tertarik dengan matematika dan sains.
Itulah jawaban atas pertanyaan 14 Maret memperingati hari apa.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius