SuaraBandungBarat.id - Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan kabar gembira terkait program Mudik Gratis Bersama BUMN untuk lebaran 1444 H/2023 M.
Seperti yang diketahui, mudik menjadi salah satu agenda rutin tahunan yang sangat dinantikan oleh para perantau.
Momen kumpul bersama keluarga di hari raya menjadi kesempatan yang jarang disia-siakan meski harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi.
Namun untuk kali ini para perantau yang hendak mudik justru dapat kembali ke kampung halamannya secara gratis.
Menurut Erick, program mudik gratis ini merupakan langkah strategis untuk meminimalisir potensi risiko kecelakaan lalu lintas.
Program ini disebut akan menyediakan 1.009 bus, 30 rangkaian kereta api dan tujuh kapal laut dengan total kuota 65.603 pemudik.
Dengan program mudik gratis ini, Erick Thohir berharap agar pemudik bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan selamat.
"Ini bagian dari BUMN untuk hadir dalam membantu masyarakat yang ingin mudik dan berkumpul bersama keluarga tercinta di hari yang istimewa," jelas Erick yang dikutip dari pmjnews.com pada Kamis (16/3/2023).
Program mudik gratis ini menurut Erick diikuti oleh 76 BUMN yang dipimpin oleh PT Jasa Raharja dengan berbagai moda transportasi.
Baca Juga: Ferdiansyah Hilang dari List Daftar Pemain Timnas Jelang Piala Dunia U-20, Kakang dan Robi Siap?
Adapun rincian moda transportasi yaitu sebanyak 46.523 penumpang untuk bus, 15.658 penumpang menggunakan kereta api, dan 2.562 penumpang kapal laut.
Lebih lanjut menurut Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata mengatakan pemberangkatan mudik Bersama BUMN tahun ini akan dilaksanakan di Jakarta pada 18 April dari Ring Road Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
"Kami turut hadir untuk peduli kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Flag off pemberangkatan mudik Bersama BUMN tahun ini akan dilaksanakan di Jakarta pada 18 April dari Ring Road Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta," ungkap Tedi.
Terkait waktu pendaftaran, Asisten Deputi TJSL Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono mengatakan pendaftaran mudik bersama BUMN 2023 akan dilaksanakan secara daring mulai 15 Maret 2023.
Untuk informasi selengkapnya Edi menyampaikan bahwa mekanisme pendaftaran dapat dilihat di kanal resmi Kementerian BUMN.
"Masyarakat dapat terus meng-update informasi melalui saluran website dan berbagai media sosial resmi Kementerian BUMN," kata Edi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?