SuaraBandungBarat.id- Syekh Ali Jaber memberikan penjelasan tentang cara membayar hutang puasa bertahun-tahun dalam sebuah postingan di media sosial.
Bagi umat Islam yang tidak bisa melaksanakan puasa Ramadhan, maka bisa digantikan dengan cara bepuasa di hari lain atau membayar fidyah.
Namun, ada perbedaan cara membayar hutang puasa bertahun-tahun tergantung dari halangan yang menyebabkan seseorang meninggalkan puasa tersebut.
Ada yang cukup mengingat berapa total puasa bertahun-tahun, ada yang dengan uang atau istilahnya fidyah.
Jika seseorang sengaja meninggalkan puasa Ramadhan dan sengaja tidak membayarnya hingga datang Ramadhan berikutnya, maka boleh dia qodho habis Ramadhan tersebut tapi ada tambahan bayar fidyah.
Tata cara membayar fidyah cukup mudah, yaitu dengan membeli beras sebanyak 2,5 kg lalu menghitung jumlah hari yang tertinggal.
Jika ada 30 hari maka bagi 30 bagian untuk orang miskin.
Ada juga cara yang dilakukan Annas Ibnu Malik RA, yaitu dengan mengundang 30 orang miskin ke rumahnya, lalu dia memasak di rumah dan mereka makan bersama, itu sudah dianggap bayar fidyah.
"Dalam hal ini ulama menjelaskan dalam hal ini diperkirakan. Berkira-kira berapa. Kalau tidak mampu menghitungkan, dan atau selama ini dulu masa Jahiliyah nya. Tidak terlalu peduli puasa tidak terlalu peduli dengan agama. Maka itu dosa-dosa lalu yang perlu bertaubat. Berarti kita tidak perlu mengganti atau bayar fidyah," kata Syekh Ali Jaber dikutip dari Youtube DUNIA USTADZ.
Baca Juga: Demi Atasi Perut Buncit, Ari Wibowo Jalani Pola Makan Intermittent Fasting
Dengan melakukan proses taubat dan membayar hutang puasa semampunya, Insyaallah sudah termasuk usaha untuk menebus hutang puasa.
Namun, bagi seseorang yang dengan sengaja meninggalkan atau menunda-nunda membayar hutang puasa fardu, ketentuannya menjadi dua, yaitu mengqodho puasa dan membayar fidyah.
Syaikh Abdul ‘Aziz ar-Rajihi bahkan menjelaskan bahwa orang yang mengingkari kewajiban puasa di bulan ramadhan termasuk kedalam golongan orang kafir.
Lalu bagaimana jika seseorang sengaja meninggalkan puasa Ramadhan dan sengaja tidak membayarnya hingga datang Ramadhan 2023?
"Boleh dia qodho habis ramadhan ini tapi ada tambahan bayar fidyah. Karena dia tunda-tunda sepanjang tahun malas-malas bayar hutang puasa," kata Syekh Ali Jaber.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Rekomendasi Tempat Ngopi di Jakarta Selatan, Coffee Tower Selection Hadir di Manhattan Hotel Jakarta
-
Era STY Cuma 3-0, Timnas Indonesia Bakal Menang Berapa Gol Lawan Timor Leste Era Herdman?
-
Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang
-
Transformasi BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
Jalur Tanker Alternatif Terbuka, Harga Minyak Dunia Mulai Melandai
-
Diskon Tiket Kereta hingga Kapal Laris Manis, Serapan Stimulus Tembus 98%
-
Duit Asing Keluar dari Indonesia Tembus Rp74 Triliun,OJK Nilai Masih Bagian Dinamika Pasar
-
BAIC T1 Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp 373 Juta
-
5 Sepatu Lari Wanita Paling Nyaman dan Empuk, Cocok untuk Jogging hingga Maraton