SuaraBandungBarat.id – Seorang gurur honorer SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon, Muhammad Sabil Fadilah menjadi perbincangan di jagat maya akibat informasi pemecatannya usai menyampaikan kritik yang kurang etis di akun Instagram Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Selasa (14/03/2023).
Pada mulanya, publik mengira hal tersebutlah yang menjadi penyebab utama pemecatan Sabil.
Lantas pihak SMK Telkom, Haryadi, mengeluarkan kalarifikasi bahwa ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pihak yayasan dalam memecat guru tersebut, seperti dikutip dari akun Tiktok cepbeonvlog pada Jumat (17/03/2023).
Haryadi menuturkan bahwa tidak ada sesuatu yang tiba-tiba, sebelumnya, Sabil pernah memperoleh Surat Peringatan (SP) sebanyak 2 kali karena melanggar peraturan sekolah.
Yayasan memperoleh laporan bahwa yang bersangkutan mengeluarkan kata-kata kasar yang kurang pantas diucapkan seorang guru pada peserta didik.
Hal ini menjadi penyebab orangtua murid tidak terima dan melaporkan kepada pihak yayasan, lantas pihak yayasan mengeluarkan SP 1 pada September 2021.
Satu bulan setelahnya, keluar SP 2 pada Oktober 2021 karena Sabil melanggar aturan internal mengenai larangan merokok bagi guru, namun Sabil justru merokok di ruang guru.
“Terdapat CCTV yang mengontrol ruang-ruang tersebut, dan dengan sengaja, dan itu diakui ya, mematikan CCTV itu untuk menghapus atau menghilangkan (bukti) bahwa ia sedang merokok, itu ada pernyataannya,” jelas Heryadi.
Lantas, kritiknya di akun Instagram Ridwan Kamil membuatnya menerima SP 3 yang menjadi ujung pemecatannya.(*)
Sumber: Tiktok cepbeonvlog
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia
-
Pastikan Tepat Sasaran, BRI Peduli Salurkan 3.200 Paket Sembako bagi Warga Tegal
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu
-
4 Alternatif Lipstik MAC yang Tahan Lama dan Lebih Terjangkau, Mulai Rp70 Ribuan
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis