- Menteri PU Dody Hanggodo mengungkap dugaan kasus suap dan TPPU pada proyek bendungan, irigasi, serta sungai di Ditjen SDA.
- Kasus ini bermula dari laporan internal Sekretariat Jenderal Kementerian PU kepada pihak Kejaksaan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
- Kementerian PU berkomitmen mendukung penyidikan aparat agar tidak menghambat proyek prioritas pemerintah dalam mendukung target swasembada pangan nasional.
Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap sejumlah proyek infrastruktur yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU. Proyek tersebut disebut mencakup pembangunan bendungan, jaringan irigasi hingga pekerjaan sungai.
Meski demikian, Dody mengaku belum mengetahui secara rinci detail perkara yang saat ini sedang diproses aparat penegak hukum. Ia menyebut ruang lingkup proyek SDA memang mencakup berbagai sektor infrastruktur sumber daya air.
"Proyeknya bendungan, irigasi. Rata-rata ya suap ya. Namanya juga sumber daya air, ya di situ semuanya ya ada di situlah. Ada bendungan, ada irigasi, ada sungai, ada segala macamlah," ujar Dody dalam media briefing di Kantor Kementerian PU, Jumat (22/5/2026).
Dody menjelaskan perkara tersebut masih berkaitan dengan laporan yang sebelumnya telah disampaikan jajaran internal Kementerian PU kepada aparat penegak hukum. Menurut dia, laporan awal diajukan Sekretaris Jenderal Kementerian PU kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
"Pertama kali yang melaporkan Bu Sekjen, melaporkan ke Pak Jampidsus. Kemudian sepertinya karena nilainya mungkin enggak terlalu besar, didisposisikan ke Kejati," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Dody juga menyinggung dugaan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut. Namun ia mengaku justru mengetahui informasi awal perkara itu dari pertanyaan wartawan.
"Itu tahu malahan. Malah saya enggak tahu, dia yang tahu tuh. Apa waktu itu ya? Suap sama TPPU sih ingatan saya," ucapnya.
Dody menegaskan dirinya tidak akan menghambat proses hukum yang tengah berjalan. Ia bahkan mengaku membuka akses apabila aparat membutuhkan langkah penyidikan lebih lanjut.
Menurut dia, kasus hukum yang menjerat pejabat di lingkungan kementerian tidak boleh mengganggu program prioritas pemerintah, terutama proyek infrastruktur sumber daya air yang berkaitan dengan target swasembada pangan.
Baca Juga: Laris Manis, 84 Tas Mewah dan Puluhan Perhiasan Sandra Dewi Laku Dilelang Kejaksaan
"Program prioritas pemerintah wajib dan harus sukses at any cost," tutur Dody.
Di sisi lain, Dody juga mengingatkan generasi muda di lingkungan Kementerian PU agar tidak terjerumus ke dalam praktik-praktik melanggar hukum. Menurut dia, kesempatan karier dan pendidikan yang tersedia seharusnya tidak dikorbankan untuk tindakan yang dapat merusak masa depan.
"Kesempatan kalian sekolah itu terbuka lebar, lebar banget. Enggak perlu ditukar sama pekerjaan hina seperti itu," pungkas Dody.
Berita Terkait
-
Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang
-
Dana Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Pengelola MBG, Rawan Praktik Korupsi
-
10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
-
Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton
-
DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya
-
PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang
-
BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank
-
Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN
-
Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target