SuaraBandungBarat.id - Simak berikut ini adalah contoh kultum Ramadhan 2023 singkat.
Contoh kultum Ramadhan 2023 singkat kali ini berjudul "Betapa Nikmatnya Maksiat".
Anda bisa menggunakan contoh kultum Ramadhan 2023 singkat ini ketika akan mengisi kajian.
Contoh Kultum Ramadhan 2023 Singkat Tentang Betapa Nikmatnya Maksiat
Jangan kita pungkiri bahwa maksiat terkadang memberikan kelezatan pada diri kita. Hal ini sudah diisyaratkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadisnya,
“Dan neraka itu diliputi oleh perkara-perkara yang disukai syahwat.” (HR. Muslim)
Artinya, seseorang yang ingin masuk neraka Jahannam harus melewati pagar-pagar syahwat tersebut. Ia akan merasakan kelezatan-kelezatan yang terdapat di sana, sehingga akhirnya terjerumus ke dalam neraka Jahannam. Maksiat pun demikian, juga mendatangkan kelezatan, secara umum akan membawa kelezatan.
Namun, perlu diingat bahwa kelezatan dari maksiat hanya bersifat sementara. Misalnya, zina yang terlarang ini dapat memberikan kelezatan. Karena itulah, banyak orang yang suka melakukan zina. Hal yang sama berlaku pada minuman keras, orang yang hobi dan kecanduan minuman keras akan merasakan kelezatan ketika meminumnya. Bukan hanya itu, ghibah, ngerumpi, atau menceritakan keburukan orang lain juga akan memberikan kelezatan. Hal ini bisa dilihat dari popularitas acara-acara ghibah yang disukai oleh masyarakat, karena mereka merasa kelezatan saat menghadiri acara tersebut.
Tetapi, setelah melakukan maksiat, apa yang terjadi selanjutnya? Kelezatan tersebut akan hilang, dan yang tersisa hanyalah hisab, yang akan dihisab oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yang tersisa adalah kegelisahan, gundah gulana, kekhawatiran, dan ketidaktenangan, yang dirasakan oleh setiap pelaku maksiat. Kita tidak dapat mengingkarinya.
Baca Juga: AJI Palembang Buka Layanan Aduan Ketenagakerjaan Jurnalis
Sebagai contoh, orang yang berzina mungkin akan merasakan kelezatan saat melakukannya. Namun, setelah melakukan zina, fitrahnya akan berbicara. Ia tahu bahwa perbuatan tersebut salah. Maka, akan timbul kegelisahan, kekhawatiran, dan ketakutan.
Hal ini menunjukkan bahwa kelezatan dari maksiat hanya bersifat sementara, hanya ketika sedang melakukan maksiat. Setelah itu, kelezatan tersebut hilang. Orang yang melakukan ghibah, ketika sedang melakukannya, ia merasakan kelezatan, namun setelah selesai, hatinya akan terasa keras dan kaku. Mengapa? Karena kelezatan ghibah telah hilang dan yang tersisa hanyalah penderitaan.
Sementara itu, kelezatan dari keimanan berbeda dengan kelezatan dari maksiat. Kelezatan dari keimanan bisa disebut sebagai kebahagiaan, yang Allah Subhanahu wa Ta’ala masukkan ke dalam hati seseorang. Kelezatan ini berbeda dengan kelezatan dari maksiat yang hanya bersifat jasmani dan berkaitan dengan jasad saja.
Kelezatan dari keimanan akan masuk ke dalam hati. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka
manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d[13]: 28)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas
-
Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah
-
Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?
-
5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17
-
Kenapa Elly Sugigi Gemar Sekali Bikin Pernikahan Gimik?
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya