SuaraBandungBarat.id - Bika Ambon itu apa? ternyata makanan khas tradisional.
Bika ambon adalah salah satu kue tradisional khas Indonesia yang berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara.
Kue ini terbuat dari campuran bahan-bahan seperti tepung ketan, telur, gula, santan, dan ragi, yang kemudian dicampur dan dipanggang dalam loyang khusus yang berukuran besar.
Bika ambon memiliki ciri khas berupa tekstur yang kenyal dan berpori-pori, serta aroma yang harum dan manis. Selain itu, kue ini memiliki warna kuning kecoklatan yang khas akibat penggunaan gula merah sebagai salah satu bahan pembuatnya.
Kue ini sangat populer di Indonesia dan dianggap sebagai salah satu oleh-oleh khas dari Kota Medan. Bika ambon juga sering dijadikan sebagai hadiah atau oleh-oleh untuk kerabat atau teman yang sedang berkunjung ke Kota Medan.
Ada beberapa jenis bika ambon yang berbeda, tergantung pada bahan dan cara pembuatannya. Misalnya, bika ambon biasa yang memiliki warna kuning kecoklatan dan aroma yang harum, serta bika ambon pandan yang memiliki warna hijau dan rasa pandan yang khas.
Bika ambon bisa disajikan sebagai makanan ringan atau camilan, dan biasanya dinikmati bersama secangkir teh atau kopi. Kue ini juga sering dijadikan sebagai hidangan pada acara-acara spesial seperti pernikahan, ulang tahun, atau acara keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana