Kenali Niat Salat Witir Setelah Salat Terawih
SuaraBandungBarat.id - Berikut kami sajikan bacaan niat salat witir. Salat witir adalah Salat yang biasanya dilakukan setelah melaksanakan salat terawih atau ibadah qiyamul lail lainnya.
Berbeda dengan salat sunnah lainnya, Rasulallah kerap melakukan Salat sunah ini dengan rakaat yang ganjil. Dari mulai satu rakaat, tiga, lima hingga sebelas rakaat.
Salah satu hadist yang menerangkan tentang salat sunah witir adalah seperti hadist yang diriwayatkan dalam Abu Daud 1212 dan an-nasa'i 1693 yang artinya, "(Sholat) Witir itu adalah hak setiap muslim, siapa yang lebih suka witir lima rakaat, maka kerjakanlah, dan barang siapa yang lebih suka witir satu rakaat, maka kerjakanlah".
Dalam hadist lain Rasulullah SAW sholat 11 rakaat di antara sholat isya sampai terbit fajar. Beliau salam setiap dua rakaat dan mengerjakan sholat witir dengan satu rakaat.
Untuk pengerjaannya sendiri dapat dilakukan pada permulaan malam (sehabis isya), pertengahan malam atau menjelang waktu subuh.
Secara garis besarnya, salat witir sebenarnya tidak dianjurkan dilaksanakan secara berjamaah. Namun, beberapa banyak ulama mengatakan bahwa khusus saat bulan Ramadhan, salat witir dapat dikerjakan secara berjamaah.
Di Indonesia sendiri salat terawih dan witir biasa dikerjakan secara berjamaah di masjid.
Untuk cara pengerjaannya sendiri dilakukan dengan tiga rakaat. Yakni, dilakukan salat secara dua rakaat kemudian salam dan mengerjakan lagi satu rakaat yang diakhiri dengan salam.
Baca Juga: Angkatan Muda Muhammadiyah Surabaya Tolak Kedatangan Timnas Israel di Piala Dunia U-20
Pengerjaannya selanjutnya, dapat pula dilakukan tiga rakaat yang tersambung sekaligus, kemudian diakhiri dengan salam tanpa tasyahud awal.
Berikut merupakan niat salat witir :
1. Niat Salat witir sendiri satu rakaat
Ushallii sunnatam minal witri rak'atal lillaahhi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta'ala."
2. Niat Salat witir dua rakaat sendirian
Ushallii sunnatam minal witri rak'ataini lillaahhi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta'ala."
Berita Terkait
-
Angkatan Muda Muhammadiyah Surabaya Tolak Kedatangan Timnas Israel di Piala Dunia U-20
-
Bikin Heboh Nyanyi Lagu Religi Ramadan, Mutia Ayu Unggah Video Glenn Fredly Bersalawat
-
Masjid Agung At-Tin Gelar Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW
-
7 Kombinasi Zodiak Ini Mending Jangan Jadi Pasangan, Susah Cocoknya Malah Berantem Melulu
-
Grand Maerakaca, Tempat Wisata Semarang yang Instagramable
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas