SuaraBandungBarat.Id – Beredarnya tayangan fenomena langka Bulan dan Planet Venus berdekatan, di langit malam di beberapa wilayah Indonesia. Pada Jumat, 24 Maret 2023.
Tentunya tayangan tersebut menjadi sebuah sorotan di beberapa media khususnya di media Instagram. Ditayangkan dalam unggahan video dari akun Instagram @makasar_info bahwa, terlihat sangat jelas penampakan Bulan dan Planet Venus menyerupai Bulan dan Bintang.
Fenomena yang menyerupai Bulan dan Bintang ini, disebut-sebut lebih mirip sebagai lambang dari agama Islam. Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa asal usul fenomena ini dahulu dijadikan sebagai inspirasi simbol agama Islam.
“Jadi Bulan dan Planet Venus itu berada pada posisi yang berdekatan. Nah, itu dulu dijadikan sebagai inspirasi simbol Bulan Bintang yang biasanya dijadikan untuk simbol-simbol keislaman,” ungkapnya dikutip dari Instagram @makasar_info, Senin, (27/03/2023).
Kejadian fenomena Bulan dan Planet Venus yang terjadi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, merupakan fenomena yang tidak memiliki siklus rutin.
“Siklusnya tidak pasti ya, karena kan Bulan mengitari Bumi kemudian Venus mengitari Matahari, itu kan hanya dari segi kenampakannya dari Bumi. Karena masing-masing mempunyai obat sendiri sehingga siklusnya tidak tentu,” kata Thomas Djamaluddin.
“Tidak selalu, hanya kebetulan saja sekarang bulan Ramadhan,” ujar Thomas lagi.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ini memastikan, bahwa tidak akan ada dampaknya kepada Bumi. Karena Planet Venus tidak akan mampu untuk mempengaruhi Bumi.
“Tidak ada, sama sekali tidak ada (dampaknya bagi bumi). Karena yang disebut pasang itu karena fenomena Bulan dan Matahari sehingga pasang maksimum itu pada saat bulan baru. Tetapi kalau Planet Venus itu terlalu kecil untuk memberikan dampak,” tambahnya. (*)
Baca Juga: Elektabilitas Erick Thohir Naik, Zulhas Nilai Kinerja dan Kepemimpinan Diterima Masyarakat
Sumber : Instagram/@makasar_info
Berita Terkait
-
Mencekam! Aksi Tawuran Remaja di Pondok Gede, Ada Korban Diamuk Beramai-ramai
-
Benarkah Bersenggama Secuil Tanpa Mengeluarkan Air Kenikmatan Dapat Membatalkan Puasa Suami Istri? Begini Penjelasannya
-
Wanita Hamil Muda Muntah Saat Bulan Ramadhan Batalkah Puasanya? Begini Penjelasan Lengkap dari Buya Yahya
-
Sinopsis Di Bulan Suci Ini, Kisah Dua Keluarga yang Lakoni Tradisi Mudik Bersama
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak