SuaraBandungBarat.id - Kabar terbaru dari pedangdut tanah air, dokter mengungkapkan bahwa Nassar tak tertolong.
Disebutkan juga bahwa tangis rekan para artis dan sahabat pecah ketika mendengar kabar meninggalnya Nassar tersebut.
Informasi tersebut diunggah oleh pemilik kanal Youtube Tabir Selebriti dalam sebuah video berjudul 'DOKTER BERAT HATI SAMPAIKAN INI: King Nassar Tak Tertolong, Tangis Rekan Artis dan Sahabat Pecah??'.
Lantas apakah informasi terkait kepergian Nassar yang diklaim oleh salah satu video Youtube yang berdurasi 2,58 menit tersebut? cek faktanya di sini.
Diketahui memang saat ini Nassar tengah menjalani perawatan karena mengalami gangguan pernapasan seperti yang diungkapkan sahabatnya, Ivan Gunawan.
Namun baru-baru ini muncul video yang mengklaim bahwa Nassar tek tertolong, menurut video tersebut dokter telah mengungkapkannya.
Bahkan dalam thumbnail video tersebut tertulis keterangan 'DOKTER BERAT HATI SAMPAIKAN INI, TANGIS PARA SAHABAT PECAH DENGAN BERITA INI, KING NASSAR TAK TERTOLONG??'.
Namun setelah ditonton, dalam video tersebut tidak ada informasi dan bukti yang akurat tentang kebenaran bahwa Nassar meninggal dunia.
Setelah disimak keseluruhan isi video tersebut, informasi di dalamnya seputar kondisi Nassar dan pengungkapan berita hoaks lainnya.
Baca Juga: Mario Dandy dan Shane Lukas Berikan Kesaksian Berbeda dalam Sidang AG
Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan ke dalam informasi yang klikbait atau gambar serta penjudulan tidak sesuai dengan informasi di dalamnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.(*)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Putri Anne Mendadak Tampar Amanda Manopo saat Jalan Bareng Arya Saloka, Benarkah?
-
CEK FAKTA: King Nassar Langsung Sembuh Diobati Ida Dayak, 'SUBHANALLAHPenyakit King Nassar Sembuh Seketika Usai Ditangani Ida Dayak'
-
CEK FAKTA: Tukul Arwana Sembuh Usai Berobat ke Ida Dayak, Langsung Dihadiahi Mobil dan Rumah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan