/
Rabu, 12 April 2023 | 22:42 WIB
Ilustrasi takbiran saat Hari Raya Idul Fitri. (Freepik)

SuaraBandungBarat.id - Setelah melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, umat Muslim akan merayakan hari raya Idul Fitri

Di mana, dianjurkan untuk memperbanyak membaca takbir sesuai dengan firman Allah Swt yaitu:

Artinya: “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Babqarah [2]: 185) 

Dilansir dari NU Online, masyarakat sering melafalkan takbir sebagai berikut:

Allhu akbar, Allhu akbar, Allhu akbar. L ilha illallhu wallhu akbar. Allhu akbar wa lillhil hamdu. 

Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

Menurut Imam An-Nawawi bahwa sifat takbir ada pada malam dan hari raya.

Imam An-Nawawi menyebut tiga takbir berturut-turut yang dikutip dari Imam As-Syafi‘i dan ulama syafiiyah: 

Artinya: “Sifat takbir yang dianjurkan, 'Allhu akbar, Allhu akbar, Allhu akbar.' Ini (takbir 3 kali) yang masyhur dari nash Imam As-Syafi’i dalam Kitab Al-Umm, Al-Mukhtashar, dan selain keduanya. Sifat ini yang dipegang ulama ashab,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah: 2010 M], juz V, halaman 42). (*)

Baca Juga: Puasa Seperti Setahun Penuh, Ini 5 Keutamaan Puasa Syawal: Sebagai Tanda Syukur Kepada Allah Hingga Penyempurna Puasa Ramadhan

Sumber: NU Online

Load More