/
Senin, 17 April 2023 | 20:28 WIB
Dr. Boyke saat menjelaskan tentang cara mengatasi kejatanan pada laki-laki. (Tangkapan layar akun tiktok Wish Boyke)

SuaraBandungBarat.id - Masalah kejantanan mungkin menjadi suatu persoalan bagi para suami yang ingin memuaskan istrinya dalam hubungan ranjang dengan mengkonsumsi berbagai obat yang dipercaya bisa mengatasi hal tersebut, apakah demikian? Berikut jawaban dari Dr. Boyke.

Dr. Boyke menceritakan bahwa ketika ada pasien laki-laki yang datang untuk berkonsultasi kepada dirinya, hampir semuanya berkamuflase dengan sang istri yang datang duluan.

" Karena awalnya saya seorang dokter kandungan, jadi kadang-kadang mereka itu datang itu kamuflase istrinya yang datang duluan, tapi sesampainya disana istri bilang bahwa yang sakit bukan dirinya. Tapi sekarang itu laki-laki udah berani datang sendiri, kalau sakit mengenai masalah kejantanan datang ke ahlinya, " jelasnya dikutip BandungBarat.suara.com dalam channel Youtube Vindes, Senin, (17/04/2023).

Kemudian ahli seksolog itu menjelaskan bahwa mengatasi masalah kejantanan dengan menggunakan obat-obat alternatif seperti ampedu ular cobra, otak monyet, dan yang lainnya tidak akan membawa perubahan sama sekali.

" Jangan ngobati pake yang namanya otak monyet dipotong-potong, ampedu ular cobra diambil, belum lagi namanya darah yang aneh, dan hal-hal yang menurut saya ngga masuk akal. Itu ngga ngaruh, kita tau kalau gangguan pada umumnya organ pria itu bisa psikogenik atau bisa organogenik, " ungkapnya.

" Organogenik itukan darah yang kental, hipertensi, kolesterol, atau akibat makan obat-obatan, itukan mengganggu juga. Tapi itukan bisa diperbaiki dengan olahraga, pola hidup yang sehat terus juga tidur yang cukup,  " tambahnya.

Kemudian ia berpesan bahwa seorang laki-laki bisa dikatakan jantan ketika bisa membuat perempuan merintih karena mencapai puncak kenikmatan berhubungan, bukan merintih kesakitan karena Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ).

" Bahwa seorang cowo itu ketika dikatakan jantan kalau dia bisa memuaskan, makanya saya selalu bilang jangan membuat perempuan merintih kesakitan karena KDRT. Tetapi, buatlah merintih karena anda sebagai suami bisa membawanya ke puncak kenikmatan. " tukasnya. (*)

Baca Juga: Punya Pengalaman Pilu, Begini Cerita Masa Lalu Dr. Boyke Sampai Pilih Jadi Dokter Kandungan

Load More